SENI & OLAHRAGA

Persetala Tumbangkan Persesam Sampit

INFOTANAHLAUT.COM-Lewat ajang Liga III Zona Kalimantan, tim Persetala dapat menaklukan tim dari kesebelasan Persesam Sampit Kalimantan Tengah dalam adu laga si kulit bundar di stadion Pertasi Kencana, Rabu (10/10/2018) sore. Dengan demikian Persetala di nyatakan juara pada Liga III Zona Kalimantan tersebut dengan skor 4:1.
Pada pertandingan sebelumnya, Persetala mengalami kekalahan dari Persesam Sampit dengan skor 0:1 di Stadion 29 Nopember Sampit sepekan yang pekan lalu.
Wasit Yudi Rahmanto asal Situbondo yang memimpin pertandingan ini, pada menit awal harus ekstra teliti karena Persetala mengalami gempuran serangan, dan membuat pertahanan belakang pemain Persetala sempat di buat kesulitan untuk mematahkan jalannya bola, namun tidak mendapatkan goal.
Pelatih Persetala Edy Porwanto harus berteriak, manakala melihat anak asuhnya mendapat serangan-serangan dari musuh, terutama kepada kapten Persetala M Irsat untuk berhati-hati. Teriakan Edy tentu menjadi perhatian pemain Persetala yang semuanya asli warga Tanah Laut tanpa ada pemain sewaan.
Persembahan manis pun di hasilkan pemain Persetala, di menit ke 12 pemain Persetala Very Sandria bernomor punggung 9 berhasil membobol gawang Persesam Sampit yang di jaga M Zulpikar. Melihat perjuangan Persetala yang berhasil, para pemain Persesam di bawah pelatihanya Farhan pun bangkit.
Ahmad Subekti kembali mencetak gol ke gawang Persesam pada menit 17 dan 33. Hingga akhir babak pertama, skor 3:0 di raih Persetala.
Peluit tanda berakhirnya babak pertama di tiupkan wasit Yudi Rahmanto.
Di babak kedua, pada menit 46 Persetala harus di kejutkan dengan serangan Persesam Sampit yang berhasil membobol gawang Persetala, sehingga skor berubah 3:1. Pemain Persetala terus bangkit dan di menit 59 menambah gol kembali, sehingga skor menjadi 4:1 yang di cetak oleh Ahmad Subekti nomor punggung 18 hingga sampai berkhirnya pertandingan.
Usai pertandingan pelatih Persesam Sampit Farhan mengakui kekalahan yang di alami timnya, namun pihaknya memberikan catatan kepada pihak wasit dan hakim garis masih di anggap kurang professional.
“Wasit dan hakim garis tidak seimbang,”ucapnya.
Selain itu, faktor kelelahan juga menjadi alasan, karena pertandingan di Kota Pelaihari ini pertama kali, dan dengan jarak tempuh cukup jauh.
“Kami malam hari datang, besok langsung bertanding,”jelasnya.
Sementara itu, pelatih Persetala Edy Purwanto sangat bersyukur atas kemenangan luar biasa yang telah anak-anak asuhnya. Ini juga merupakan kemenangan warga Tala. Pihaknya juga tidak menjadi eforia atas kemenangan ini, tetapi kedepan terus meningkatkan kualitas pemain dan memacu lagi skill para pemain, Sebab Persetala memiliki seratus persen pemain lokal, tentu laga ke depan akan lebih sulit bersaing di Liga 3 Nasional, terutama pemain dari pulau Jawa.
“Kita ingin menjadi pilar dunia sepakbola untuk menghadirkan pemain lokal,”tutupnya.Tung

4
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook