PUBLIK

PKL Taman Kijang Kencana Dapat Teguran

INFOTANAHLAUT.COM-Para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di Taman Kijang Kencana atau tepatnya dekat dengan rumah dinas wakil bupati mendapat teguran dari wakil bupati Tala Abdi Rahman, akan tetapi teguran ke PKL hanya meminta kepada pedagang untuk tetap menjaga kebersihan sesuai dengan komitmen yang telah di buat.
Awalnya, wakil bupati Tala menerima laporan bahwa kondisi tanaman yang ada di taman tersebut rusak, untuk iti wakil bupati meminta dinas terkait untuk mengumpulkan para PKL agar kembali mengingatkan kepada PKL untuk tetap menjaga kebersihan bersama dan menjaga kondisi taman.
Sejalan dengan itu, Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Tala pun mengumpulkan ke semua PKL tersebut. Kamis (13/12/2018) pekan tadi, para PKL pun di kumpulkan dan urun rembuk bersama di aula Dinas Koperasi,UKM dan Perdagangan bersama SKPD lainnya seperti Sat Pol PP dan Damkar, dan Dinas Perhubungan.
Usai pertemuan, kepala Dinas Koperasi,UKM dan Perdagangan Tala Raffiki Effendi di konfirmasi mengatakan, kepada para PKL di minta penegasan karena adanya laporan tanaman di taman rusak. Di PKL sendiri telah ada pernyataan yang telah mereka buat salah satunya kebersihan dan keamanan.
“Pemkab bukannya mau merelokasi PKL hanya di minta penegasan untuk mentaati peraturan atau pernyataan yang telah di sepakati, selesai berjualan maka harus di perhatikan kebersihan, dan kalau tidak di indahkan maka Sat Pol PP akan mengambil tindakan tegas,”kata Raffiki.
Ia menambahkan, Pemkab Tala sudah mengakomodir tempat berjualan, tinggal bagaimana manjaga kebersihan, disamping itu ada tawaran untuk berjualan 24 jam, namun itu hanya di berikan pada waktu-waktu tertentu seperti malam minggu, di luar itu tidak di perkenankan, karena juga kurang etis dekat dengan rumah dinas wakil bupati jika sampai larut malam ada keramaian.
Dinas Koperasi,UKM dan Perdagangan hanyalah membantu menatakan saja dan itu pun berdasarkan dari kebijakan pemimpin terdahulu namun tetap mengacu pada aturan yang telah ada, salah satunya juga turut menjaga agar taman di rawat.
Di PKL sendiri lanjut Raffiki, di sarankan membentuk Paguyuban sehingga koordinasi dengan dinas terkait bisa lebih mudah.
Sementara itu Jauhari Alamsyah sebagai ketua dari para PKL di konfirmasi mengatakan, memang ada terdapat peran beberapa SKPD di taman tersebut yakni Dinas Pariwisata, Koperindag, Sat Pol PP dan Dinas Perhubungan. Di minta kepada PKL saat rapat kemarin untuk tetap berjualan dan kondisi taman tetap bagus serta kebersihan di jaga.
“Manfaat adanya PKL sebanyak 47 buah tersebut di rasakan, salah satunya saat orang berkunjung ke objek wisata pantai, pulangnya mampir ke taman sambil menikmati sajian aneka makanan yang mereka jual,”kata Alam sapaan khas Jauhari Alamsyah ini.Tung

3
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook