PUBLIK

PMI Dapat Hibah Lahan

INFOTANAHLAUT.COM-Sebagai bentuk keseriusan Pemkab Tanah Laut terhadap organisasi  kemanusian seperti Palang Merah Indonesia (PMI) Tanah Laut, maka organisasi ini mendapat hibah lahan dari Pemkab Tala yang berada di jalan H Boejasin Pelaihari, atau persis di samping kiri dari rumah sakit H Boejasin Pelaihari, demikian hal tersebut di utarakan bupati Tala Bambang Alamsyah, Selasa (14/3) saat pengukuhan dewan kehormatan dan sekaligus pelantikan pengurus PMI Kabupaten Tanah Laut masa bakti 2016 sampai 2021 di gedung Balairung Tuntung Pandang Pelaihari.

Bambang mengatakan, organisasi kemanusiaan ini dari sejarahnya begitu besar bagi bangsa ini, karena memang misinya untuk kemanusiaan, dan di jaman sekarang PMI menjadi titik fokus akan kebutuhan darah, sehingga masyarakat yang memerlukan darah barangkali akan merasa puas jika melihat markas PMI yang terlihat bersih, dan mudah mendapatkan darah yang di butuhkan.

Pada agenda tersebut juga turut di hadiri ketua PMI Kalsel Gusti Iskandar Sukma Alamsyah,SE beserta pengurus, serta pengurus PMI di kecamatan-kecamatan.

Prosesi pelantikan pengurus PMI Tala dilakukan oleh Gusti Iskandar, dengan menyematkan pin PMI kepada ketua PMI Tala Syahrian Nurdin, di sertai dengan penyerahan bendera PMI serta penandatanganan berita acara pelantikan kepengurusan PMI Tala yang di saksikan oleh bupati Tala.

Gusti Iskandar di kesempatan itu mengatakan, PMI terus berbenah dalam pelayanan dan penyiapan sarana.

“kalau dulu Unit Transfusi Darah (UTD) di Banjarmasin sangat sempit dan posisinya berada di belakang rumah sakit umum Ulin, kini masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan darah di markas PMI yang baru, yakni di jalan S.Parman depan Polda Kalsel, dari rasio kebutuhan darah di Kalsel sudah tercukupi, namun bagi daerah yang belum punya UTD tetap di dorong, atau di gabung beberapa kabupaten seperti di wilayah banua 6, agar 3 kabupaten bisa gabung membuat 1 UTD, dan tidak perlu gengsi-gensian, dari pada mubajir kelak kalau di bangun, sementara rasio kebutuhan darah juga masih minim, ” katanya.

Ia menambahkan, seiring dengan terjadinya peningkatan penduduk, kebutuhan darah secara nasional dulu hanya 3 juta kantong, namun kini 5 juta kantong dalam setahun, dan khusus di Kalsel sendiri kebutuhan darah sudah mencapai ratusan ribu kantong dari yang semula hanya puluhan kantong darah. Gusti Iskandar juga acung jempol dengan PMI Tala, yang sudah membentuk PMI hingga ke seluruh kecamatan, tinggal bagaimana mempersiapkan saran dan prasarana bank darah, terlebih adanya hibah oleh Pemkab, itu sudah merupakan anugerah besar untuk PMI Tala kelak memberikan pelayan yang prima kepada masyarakat, tugas-tugas PMI yang betul-betul untuk masyarakat baik kebutuhan lainnya seperti antisipatif dalam bencana.

Hal senada di utarakan ketua PMI Tala Syahrian Nurdin dalam keterangan persnya mengatakan, adanya hibah tanah dari Pemkab, maka langkah kedepan di kembangkan untuk pengembangan infrastrukturnya, sehingga ada kantor dan markas yang representatif.

“sementara ini kegiatan berlangsung seadanya, apa adanya, dulu memang ada hibah dalam bentuk anggaran sebesar Rp 600 juta, namun karena mendekati akhir tahun anggaran, maka sangat rawan, karena harus melalui proses lelang, sehingga merealisasikannya sangat sulit, dan akhirnya di kembalikan ke kas daerah,”jelasnya.

Syahrian menambahkan pula, hibah itu mungkin akan di serahkan kembali di anggaran perubahan tahun 2017, atau anggaran tahun 2018, dan sudah barang tentu harus di hitung ulang, jika kurang maka di lakukan penambahan.baz

 

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook