PEMERINTAHAN

PNS Bakal Wajib Pakai Gas 5,5 Kg

INFOTANAHLAUT.COM-Dalam kurun waktu tidak lama, para PNS di Kabupaten Tanah Laut akan di wajibkan menggunakan tabung gas LPG ukuran 5,5 kg, sebab jika kewajiban menggunakan tabung berwarna merah muda itu di berlakukan, dan masih ada PNS yang menggunakan tabung gas ukuran 3 Kg, akan mendapat sanksi dari Pemkab Tanah Laut.

Mengenai kewajiban penggunaan tabung gas 5,5 kg ini, Senin (27/2) usai copy morning bersama segenap kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di aula Barakat kantor Setda Tala dilakukan pencerahan bersama pihak PT. Pertamina dan Pemkab Tanah Laut yang di pimpin oleh wakil bupati Tala H.Sukamta. Dalam kesempatan itu juga di bahas adanya kelangkaan tabung gas 3 kg belakangan ini di Kabupaten Tanah Laut.

Usai pembahasan bersama, wakil bupati Tala dalam keterangan persnya mengatakan, masalah kelangkaan tabung 3 kg dari pihak Pertamina menjelaskan bahwa semua itu karena faktor cuaca, dengan di kuatkan adanya edaran dari BMKG, sehingga terjadi keterlambatan pengiriman ke Kalimantan Selatan, namun dalam waktu dekat distribusinya sudah mulai lancar kembali.

“terutama bagi para PNS untuk tidak lagi menggunakan yang isi 3 kg, dan untuk hal itu melalui bupati akan menerbitkan surat edaran kepada seluruh PNS agar menggunakan tabung isi 5,5 kg yang merupakan LPG non subsidi,”terang Sukamta.

Sukamta menambahkan, sudah barang tentu di awali dengan adanya sosialisasi kepada PNS hingga di tugaskan kepada para camat pula, dan sanksi akan di berikan kalau ada PNS yang masih menggunakan tabung gas isi 3 kg, dan pihak pertamina sendiri berjanji di akhir bulan Maret tabung gas isi 5,5 kg sudah di persiapkan.

Sementara itu, eksekutif sales LPG PT. Pertamina wilayah Kalsel Aditya Agung.A mengatakan, saat ini distribusi tabung gas isi 3 kg se Kalsel sebanyak 16.000 tabung dan hal ini akan bertambah terus karena melihat antusias warga di samping kerjasama dengan Pemkab setempat yang cukup baik.

 “untuk LGP isi 5,5 kg sendiri sudah mulai di terima masyarakat maupun di Pemkab Tanah Laut, dan saat ini tengah di persiapkan tabung 5,5 kg, dan yang sudah ready sekarang di pertamina sekitar 20.000 tabung,”jelasnya.

Ia menambahkan, karena tabung isi 5,5 kg non subsidi, jadi berapapun kebutuhannya akan di penuhi, pendek kata tidak ada kuota karena non subsidi yang peruntukannya bebas.

Pihak PT Pertamina juga dengan tegas akan memberikan sanksi kepada pangkalan yang nakal dalam mempermainkan harga resmi.

LPG 3 kg, dimana dengan radius 65 km seharga Rp 17.000, sanksinya sendiri bisa berupa skorsing atau Pencabutan Hak Usaha (PHU).

Lantas siapkah PNS di Kabupaten Tanah Laut ini untuk menyongsong kewajiban menggunakan LPG isi 5,5 kg ?

Ramadhan salah seorang PNS di salah satu OPD Kabupaten Tanah Laut dalam menyikapi kewajiban menggunakan tabung LPG isi 5,5 kg mengatakan, untuk kebutuhan rumah tangga, anak sekolah sudah cukup banyak memerlukan biaya, di samping itu harga LPG isi 5,5 kg juga cukup mahal.

“kalau memang hal itu di wajibkan kepada PNS maka mau tidak mau, suka tidak suka menerima saja,”terangnya.

Mewakili segenap PNS, kelak adanya kewajiban menggunakan LPG isi 5,5 kg ini di nilai sedikit cukup keberatan, karena memang harga tabung 5,5 kg tersebut cukup mahal, yakni berkisar Rp 310.000 sampai Rp 330.000 belum lagi kebutuhan di rumah tangga dan lainnya.

Tercatat, di Kabupaten Tanah Laut sendiri ada sebanyak 6.000-an orang PNS.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook