PUBLIK

Poktan Wanita Dilebur Jadi Satu

INFOTANAHLAUT.COM-Di pelopori oleh Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Tanah Laut, telah terbentuk gabungan kelompok tani gabungan khusus kaum perempuan yang selanjutnya di beri nama “Poktan Bunga Mawar” dan pembentukan poktan wanita ini dilakukan pada Kamis (13/4) pekan tadi di Desa Tanjung Pasar Kecamatan Bajuin.
Ketua KTNA Tala M.Amin, Senin (17/4) kemarin mengatakan, penggabungan poktan wanita ini ada dari beberapa desa yakni Desa Tanjung 5 poktan, Desa Tirta Jaya 5 poktan, Desa Kunyit 2 poktan, Desa Pemalongan 3 poktan, Desa Tebing Siring 1 poktan, Desa Bajuin 2 poktan, Desa Ketapang 2 poktan, Desa Sungai Bakar 2 poktan, dan Desa Galam 2 poktan.
“KTNA mengakomodir atas apa-apa yang menjadi satu keinginan kaum perempuan di masing-masing desa tersebut, pendek kata apa yang di gemari oleh kaum wanita seperti membuat aneka macam kue, kerajinan tangan dan sampai bercocok tanam, dengan tujuan agar kaum wanita bisa berperan dalam mendukung program ketahanan pangan, yang di dalamnya ada pengembangan kebun lingkungan holtikultura, sehingga juga dapat meningkatkan pendapatan bagi keluarga,” jelas Amin.
Ia menambahkan, tidak semata berkutat pada bidang yang ada, kedepannya juga di perlebar atau di tambah lagi dengan program pengembangan ikan lele, jamur tiram serta pengolahan aneka makanan yang berbahan baku pangan lokal, seperti ubi, buah naga dan lainnya.
Pembentukan gabungan poktan wanita Bunga Mawar sendiri lounchingnya di hadiri wakil bupati Tala H Sukamta, camat Bajuin Dwi Anggraini serta aparat atau perangkat di tingkat desa.
Terpisah wakil bupati Tala H Sukamta mengatakan, kaum perempuan atau ibu-ibu yang sudah membentuk poktan tersebut menjadi satu berharap poktan dapat di manfaatkan semaksimal mungkin, tidak usah terlalu mengerjakan yang sulit, namun dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk di jadikan aktivitas yang produktif guna menambah pendapatan keluarga. Kemudian, dapat memaksimalkan potensi lingkungan untuk pengkatan ekonomis, contohnya pemanfaatan limbah atau sampa di sekitar untuk dapat di jadikan pupuk organik, dan pula di wadah poktan ini bisa kiranya untuk mendorong kemandirian kaum perempuan, namun tetap tidak meninggalkan tugas utama sebagai ibu rumah tangga.
Dalam kesempatan itu, di tampilkan berbagai produk yang sudah di jalankan masing-masing poktan. Ada berupa hasil kerajinan dan aneka macam makanan.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook