PUBLIK

Polemik Gereja, Sukamta Minta Semua Tahan Diri

INFOTANAHLAUT.COM-Pemerintah Kabupaten Tanah Laut bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Tala dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tala melakukan rapat koordinasi terkait penyelesaian masalah konflik umat beragama di Desa Simpang Empat Sungai Baru Kecamatan Jorong. Rapat tersebut dilaksanakan di ruang kerja Bupati Tala H.Sukamta, Senin (19/8).
Rapat tersebut di ikuti langsung oleh Bupati Tala H. Sukamta, Wabup Tala Abdi Rahman, Sekda Tala H. Syahrian Nurdin, Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan, Kajari Tala Abdul Rahman, Ketua FKUB Tala H. Makmun, perwakilan dari Kodim 1009 Pelaihari serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Jorong.
Ketua FKUB Tala H. Makmun menuturkan, permasalahan yang ada terjadi karena ada sekelompok masyarakat yang beragama Kristen melakukan peribadatan di tempat yang tak seharusnya yaitu di rumah pribadi, sehingga menimbulkan polemik di kalangan warga setempat, padahal di Kecamatan Jorong sendiri memiliki 3 buah gereja yang bisa di jadikan tempat untuk peribadatan.
Makmun menambahkan, jika ingin membangun tempat ibadah atau tempat ibadah sementara sudah di atur dalam Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri nomor 9 tahun 2005 dan nomor 8 tahun 2006 tentang pedoman pelaksanaan tugas kepala Daerah/ Wakil Kepala Daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama, Pemberdayaan FKUB dan Pendirian Rumah Ibadat.
“Sudah kami lakukan mediasi sebanyak 5 kali dan meminta agar umat Kristiani yang beribadat di dalam ruamh pribadi yang terletak di Desa Simpang Empat Sungai Baru, agar menunda aktivitasnya terlebih dahulu beribadat di rumah itu dan beribadat di gereja yang ada di Kecamatan Jorong, sementara izin dan persyaratan pembuatan rumah ibadah sementara belum di penuhi,”ujar Makmun.
Ketua FKUB Tala Makmun juga menambahkan, 5 mediasi di tingkat Kecamtan Jorong sebelumnya belum juga mendapatkan titik temu antara kedua pihak, hingga FKUB Tala pun meminta langsung ke Pemkab Tala turun tangan dalam permasalahan ini sebelum permasalahan ini menjadi besar.
Sementara itu Bupati Tala Sukamta pun meminta semua pihak agar menahan diri dan menjaga kerukunan yang ada, karena menurutnya sudah puluhan tahun umat kristiani dan umat muslim yang ada di Kecamatan Jorong hidup berdampingan dengan rukun, tidak pernah ada sama sekali konflik agama.
“Minta umat muslim untuk menahan diri, sedangkan umat kristiani agar menunda dulu penggunaan rumah ibadat sementara di salah satu rumah pribadi warganya, berharap umat kristiani yang ada agar memanfaatkan 3 buah gereja yang berada di Kecamatan Jorong,”ucap Sukamta.
Sukamta menambahkan, FKUB Tala telah menyerahkan kasus ini kepada Pemda, untuk di tangani dengan cepat dan tepat agar tidak ada polemik yang berkepanjangan.
“Tidak ingin polemik ini berkepanjangan dan membesar, masalah ini juga cukup sensitif, tidak ingin terjadi hal-hal yang di luar kendali,”tutup Sukamta.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook