Polisi Masih Buru 9 Orang Pencuri Sarang Walet – infotanahlaut.com
KRIMINALITAS

Polisi Masih Buru 9 Orang Pencuri Sarang Walet

INFOTANAHLAUT.COM- 3 dari 12 orang pelaku pencurian sarang burung walet yang daerah operasi mereka di Desa Pemalongan Kecamatan Bajuin, kini tengah di buru Reskrim Polres Tala, setelah 1 orang berhasil di tangkap yakni Ahmad alias Amat warga Pelaihari yang bertugas sebagai driver. Mereka yang di buru sudang di ketahui identitasnya.
Kabag Ops Polres Tala Kompol Fauzan Arianto, Rabu (28/11/2018) mengatakan, hasil dari kegiatan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD) telah mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan berupa pencurian sarang burung walet. Dari 12 orang tersangka, 2 orangnya juga masih dalam proses pemeriksaan di Polres Batola dalam kasus yang sama.
“modus para pelaku datang langsung ke penjaga sarang burung walet yang ada di Desa Pemalongan dan tanpa basa basi mengancam akan membunuh penjaga, seraya menempelkan parang panjang ke leher penjaga, bahkan sempat menyekap penjaga,”kata Kompol Fauzan.
Ia menambahkan, aksi pencurian dilakukan pada minggu ke dua di bulan November kemarin sekitar pukul 22.30 wita. Pelaku yang lain mempunyai tugas ada yang mengawasi kondisi sekitar dan ada yang memanjat sarang burung walet dengan ketinggian 12 meter menggunakan tongkat besi yang memang sudah mereka rancang yang selanjutnya mengaitkannya ke lubang-lubang yang ada di dinding luar sarang burung walet. Usai hasil di dapat para pelaku, maka sarana mobil Suzuki Ertiga warna hitam DA 7315 LA yang memang telah di siapkan pun meluncur membawa mereka untuk kabur.
Dari aksi pencurian sarang burung walet pemilik menderita kerugian sebesar Rp 15 juta.
Pengakuan Ahmad sang sopir mobil warga Desa Tanjung Kecamatan Bajuin yang di tangkap di rumahnya sekitar pukul 03.00 wita menuturkan, setahu ia sudah 3 kali mereka melakukan aksi pencurian sarang walet, akan tetapi yang ia antar untuk aksi di Desa Pemalongan hanya 7 orang.
“mereka para pelaku lain yang di antar rata-rata orang dari daerah Bahaur, tidak ada pemberitahuan mau apa mereka, cuma terima telpon dari mereka minta di jemput dan bilang mau ngerjakan walet. Soal hasil dari mengantar mereka upah di transfer langsung sebesar Rp 2,5 juta, dan mobil memang milik sendiri. Usai barang di dapat hanya bisa mengantarkan sampai simpang 4 Handi Bakti Kabupaten Barito Kuala, karena pajak mobil dan platnya mati, sehingga tidak berani meneruskan perjalanan,”ungkapnya.
Aksi kawanan pencuri sarang walet ini belum sempat menjual barang, namun informasinya memang ada orang yang memesannya. Barang butki di amankan berupa mobil yang mereka pakai, serta 9 batang besi untuk memanjat dinding sarang burung walet, 1 kantong plastik berisi sarang burung walet, 3 kartu memori Hp, serta 1 buah Hp. Pelaku di jerat pasal 365 KUHP dengan ancaman penjara 9 tahun.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
2
100%
angry

Komentar Facebook