POLRES TALA

Polres Tanbu Dan Kobar Tumbang

INFOTANAHLAUT.COM-Terbayar rasa lelah dan letih jajaran Sabhara Polres Tala bersama unit lain seperti Polwan, Intel dan reskrim yang melakukan latihan selama 3 hari di bawah komando Kasat Sabhara Polres Tala AKP Riswadi dan KBO Sabhara IPDA Brilianto Yudhistira, akhirnya membuahkan hasil manakala dalam lomba Dalmas Polda Kalsel rayon 2, Rabu (12/09/2018) di halaman stadion Pertasi Kencana Pelaihari Jalan A.Syairani Polres Tala selaku tuan rumah berhasil meraih nilai tertinggi yakni 76 dari Polres Tanah Bumbu dengan nilai 65 dan Polres Kotabaru dengan nilai 60. Suara sorak-sorai pun terdengar manakala oleh tim penilai lomba mengumumkan langsung nilainya. Dan di saat pertunjukan akhir yang di tampilkan Polres Kotabaru, suara sorak-sorai pun kembali pecah dan pada saat itu pula Kasat Sabhara Polres Tala di usung oleh anggota Sabhara sebagai wujud kemenangan dalam lomba tersebut. Dalam lomba tiap-tiap Polres di berikan waktu selama 30 menit untuk menampilkan konsep yang telah di siapkan masing-masing.
Tim penilai lomba sendiri dari Direktorat Sabhara Polda Kalsel yang terdiri dari Wadir Sabhara Polda Kalsel AKBP Leo Joko Tribowo,S.IK selaku ketua timnya bersama AKBP Toetoes Soerya Wahyoedi KBO Sabhara Dit Sabhara Polda Kalsel, AKBP Samno Kasubdit Dalmas Polda Kalsel dan Kompol Haryono MT Kasi Nego Subdit Dalmas Polda Kalsel, dengan anggotanya Brigadir Wahyu Novianto, Brigadir M.Yasin, Brigadir Ananti, Bripda Benny, Bripda B.R Yoga N, Bripda Aji Muliawan, dan Bripda Mifta.
Dengan cara di undi oleh tim penilai untuk melakukan penampilan, dan penilaian pun objektif dilakukan, Polres Tala sendiri tampil pertama, di susul Polres Tanah Bumbu dan Polres Kotabaru.
Meteri lomba sama, yakni melakukan pengendalian massa yang tidak puas dengan hasil Pemilu Legislatif maupun Pemilu Presiden tahun 2019 mendatang. Mulai dari patroli rutin oleh Polwan, Binmas dan sekaligus patroli Karhutla karena masih banyak kejadian kebakaran lahan, pemetaan lokasi rawan gangguan (Teatrical Game), kampanye, yang berujung pada ketidak sukaan massa pendukung lain dan kampanye ricuh hingga sang juru kampanye di amankan Polisi, perhitungan suara di TPS yang tidak memuaskan massa, hingga mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang minta di ulang dan berujung pada aksi anarkis massa. Guna meredam emosi massa yang tidak puas dengan hasil perhitungan suara, dan anarkis di kantor KPU, maka pasukan Dalmas atau pasukan penghalau massa yang lengkap dengan tameng, pentungan, helm berikut sarana mobil Armoured Water Canyon (AWC) pun harus menembakkan air kearah kerumunan massa agar bubar karena massa membakar ban bekas dan melempari batu ke pasukan anti huru hara berikut mobil lapis baja Armoured Personal Carrier (APC) juga di turunkan.
Terjadi pula aksi kejar-kejaran dengan menggunakan kendaraan roda dua oleh Sabhara kepada orang yang di curigai sebagai provokator dan hendak membakar kantor KPU. Pengejaran berakhir manakala di pasang paku jalan oleh Sabhara, hingga provokator terjatuh dari sepeda motornya. Terjatuh pun tidak membuat jera, provokator tersebut malah menantang duel dengan anggota Sabhara yang mengejarnya. Namun karena ada ilmu beladiri yang dimiliki anggota Sabhara, provokator tersebut dapat di lumpuhkan kendati ia menggunakan senjata tajam.
Semua gangguan akhirnya dapat di kendalikan dan situasi Kambtibmas pun dapat kondusif.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
1
100%
angry

Komentar Facebook