KECELAKAAN

Pria ABG Kepergok Curi Isi Celengan Mesjid

INFOTANAHLAUT.COM- Aksinya yang hendak mengambil uang di dalam celengan mesjid Jami At Taqwa yang berada di jalan A.Yani Desa Tajau Pecah Kecamatan Batu Ampar, kepergok penjual pentol yang berjualan di tempar parkir sepeda motor, Kamis (23/11) sekitar pukul 09.00 wita.

AD (17) warga trans Telaga Kecamatan Pelaihari ini tak bisa berkutik lagi manakala ia hendak mengambil uang yang ada dalam celengan mesjid yang terbuat dari besi itu kepergok.

Celengan mesjid yang menempel di dalam ruangan mesjid dan berada di dinding dekat pintu, memang oleh pihak pengurus mesjid di pasang menempel alias tidak bisa di pindah-pindahkan.

Cara pelaku untuk mengambil uang yang ada dalam celengan tersebut dengan cara menggunakan bilah sapu lidi, yang ujungnya di beri lem perekat. Kemudian melalui lubang untuk memasukan uang itulah pelaku berusaha menempelkan lem yang ada di ujung lidi ke uang kertas. Hasilnya pelaku dapat mengambil uang kertas pecahan Rp 2.000 sebanyak 2 lembar. Namun aksinya di pergoki salah seorang penjual pentol.

Merasa ketahuan, pelaku mencoba untuk melarikan diri, namun sayang penjual pentol tersebut dari awal sudah curiga dengan ulah pelaku sehingga terlebih dahulu menghubungi pengelola mesjid. Beberapa pengurus mesjid akhirnya datang ke mesjid dengan beberapa warga setempat.

Mungkin namanya maling, maka emosi warga pun sempat memuncak hingga pelaku sempat mendapat bogem mentah dari warga, namun oleh warga segera menyerahkan ke Polsek Batu Ampar.

M.Soleh salah seorang pengurus mesjid mengatakan kalau di mesjid ini memang sudah sering kali pencurian uang celengan terjadi. Celengan lainnya ada di tempatkan di dekat tempat wudu, itupun dulu pernah di curi namun pelakunya menggunakan mobil, sehingga celengan sengaja di tutupi mobil dan oleh penumpang yang lain beraksi membongkar celengan.

“seminggu sekali celengan di buka, untuk celengan yang ada di dekat tempat wudu isinya memang agak besar yakni antara Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu, sementara untuk celengan yang ada di dalam mesjid rata-rata hanya sebesar Rp 100 ribu,” jelas Soleh.

Ia menambahkan, pintu mesjid sendiri kalau siang hari tidak pernah di kunci, maklum namanya mesjid di pinggir jalan siapa tahu ada yang ingin solat juhur atau ashar, hanya saja jika malam selepas solat isya pintu mesjid di kunci.

Pencurian isi celengan mesjid ini sendiri selanjutnya di tangani pihak Polsek Batu Ampar.

Kapolsek Batu Ampar Iptu Darso di konfirmasi membenarkan, namun atas persoalan ini sudah dilakukan mediasi antara pengurus mesjid.

“semua di selesaikan secara musyawarah antara pengurus mesjid dengan ustaz Muhdi, disamping itu kerugian juga segitu, kemudian dengan alasan pelaku masih di bawah umur,” jelas Kapolsek Batu Ampar.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook