KRIMINALITAS

Puluhan Pasang Buku Nikah Raib

INFOTANAHLAUT.COM- Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tambang Ulang menjadi sasaran pencuri, al hasil sebanyak 32 buah pasang buku nikah yang masih super baru itu pun raib, sementara untuk buku nikah duplikatnya oleh pencuri tidak di bawanya.
Tidak semata hanya buku nikah yang hilang, 2 buah Laptop inventaris KUA itu pun turut raib.
Aksi pencurian di kantor urusan untuk mengesahkan pasangan hidup ini di perkirakan lebih dari 1 orang. Pencuri yang masuk dengan cara mencungkil kunci pintu bagian belakang kantor, di duga menggunakan sebuah linggis, karena terdapat bekas di papan kayu yang terkoyak, di samping itu kunci pintu pun rusak dan patah pada bagian pengunci berbentuk segi empat itu.
Aksi pencurian ini di perkirakan terjadi pada Sabtu malam (2/9) kemarin, atau pada hari Minggu (3/(9) kemarin, karena pada hari Senin pagi (4/9) saat para pegawai KUA datang, keberadaan buku-buku nikah yang di simpan di ruang Tata Usaha (TU) berikut 2 laptop di dalam lemari besi itu sudah tidak ada, kata kepala KUA Kecamatan Tambang Ulang Abdul Basit,Sag, Kamis (7/9).
“saya melihat pintu depan kantor tidak tertutup dengan rapat, dan melihat pada pintu belakang juga jebol bagian penguncinya, walaupun sudah di tambah dengan pengunci lainnya seperti gembok dari dalam dengan menggunakan baut, namun semuanya terbongkar,” katanya.
Ia menambahkan, di ruang TU juga di rusak lemari besi untuk menyimpan buku-buku nikah tersebut, dan untuk menyimpan laptop dengan cara mencongkel paksa. Tidak cukup di situ, di ruang kepala KUA sendiri juga di masuki pencuri itu, juga merusak kunci laci meja dengan di congkel pula, namun di ruang kepala KUA tidak ada barang yang di ambil.
Kehilangannya sejumlah buku-buku nikah tersebut, diakui pihak KUA Kecamatan Tambang Ulang kalau di kantor itu tidak ada penjaga kantornya, dan mungkin rata-rata kantor KUA di kecamatan lain tidak ada penjaganya.
Kerugian yang di alami KUA Kecamatan Tambang Ulang di perkirakan sebesar belasan juta.
Dalam laptop yang hilang itu sendiri tambahnya, berisi data tentang semua laporan, namun yang sangat penting itu adalah data pernikahan, apalagi sekarang data pernikahan sekarang sudah online atau Sistem Manajemen Informasi Nikah (Simkah). Di duga pencurian buku nikah ini ada sindikatnya, karena ada juga hal yang sama seperti di KUA Kecamatan Kintap buku nikah yang pernah hilang dalam jumlah ratusan pasang buku, dan di KUA Kecamatan Tamban Ulang sendiri dengan pencurian ini sudah yang ketiga kalinya, paparnya.
Kondisi letak kantor KUA Kecamatan Tambang Ulang sendiri memang agak jauh dari bangunan lain seperti kantor Kecamatan Tambang Ulang, termasuk kantor Polsek Tambang Ulang yang berada di seberangnya, di samping itu masih di dominasi semak belukar di bagian belakang kantor, sehingga dengan mudah pencuri dapat bersembunyi di sela-sela semak belukar plus yang minim penerangan.
Kasus pencurian di kantor KUA Kecamatan Tambang Ulang ini selanjutnya di tangani dan di selidiki oleh pihak Polsek Tambang Ulang.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook