HUKUM

Puput Pun Masuki Mobil DA 331 L

INFOTANAHLAUT.COM-Setelah menetapkan dua orang tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah dari Pemkab Tala tahun 2017 lalu yang menyerat ketua KNPI Tala Syahruji dan bendaharanya Faulina, kini setelah melalui persidangan di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banjarmasin, Kejaksaan Negeri Pelaihari lewat kasi pidana khusus (Pidsus) menyeret sekretarisnya Puput Baharudin Mahmud bin Nursid (27) warga Jalan Pangeran Antasari Rt 6 Rw 2 Desa Kebun Raya Kecamatan Kintap, dan telah di tetapkan sebagai tersangka. Puput yang menjabat sebagai Sekretaris dari tahun 2017 sampai 2020, tamatan Teknik Infomatika Uniska, sekitar pukul 15:53 wita, mobil Kijang tahanan Kejaksaan Negeri Pelaihari DA 311 L plat merah warna hijau itu pun membawa Puput ke Rutan Pelaihari.
Jum’at (26/7/2019) kemarin, Puput yang di periksa secara intensif di ruang Pidsus, dan mendapat pula pemeriksaan dari dokter rumah sakit H.Boejasain Pelaihari guna memeriksa kesehatanya sebelum pada akhirnya di titipkan ke Rutan Kelas IIB Pelaihari.
Dalam pemeriksaan kesehatan, Puput mengenakan baju kaos merah nampak sedikit pucat wajahnya.
Kajari Tala Abdul Rahman, SH dalam keterangan persnya di dampingi kasi Pidsus Imam Cahyono,SH, Kasi Pidum Agung,SH dan Kasi Intelijen Toni Yuswanto,SH menjelaskan, telah di peroleh bukti permulaan yang cukup guna menentukan tersangka dalam penyidikan perkara Tipikor. Adanya penggunaan penyimpangan penggunaan dana hibah KNPI Tala yang bersumber dari APBD tahun 2017 sebesar Rp 1,2 milliar, dan telah di investigasi audit dari BPK RI tetdapat kerugian negara Rp 339.599.500 dan pada fakta di persidangan tersangka telah membantu ketua dan bendahara KNPI merubah pertanggung jawaban terhadap kegiatan hibah tersebut.
Terangka Puput Bahrudin di duga melanggar pasal 2 ayat (1) Jo pasal 18 dan/atau Jo pasal 3 Jo dan/atau pasal 9 UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor sebagaimana di ubah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 perubahan atas UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor Jo pasl 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
“Para saksi di fakta persidangan adalah ketua-ketua OKP,”jelas Abdul Rahman.
Saat di tanyakan apakah ada tersangka lain, menurut Kejari hal itu memungkinkan ada, ucapnya.Tung

4
80%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
1
20%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook