PEMERINTAHAN

Ratusan Brahman Cros Austalia Telah Tiba

INFOTANAHLAUT.COM- Sapi-sapi jenis Brahman cros yang merupakan sapi asli dari negara Australia dan hibah dari Pemerintah Australia, kini telah tiba di Kabupaten Tanah Laut. Ratusan ekor sapi tersebut kini di rawat dan di pelihara di kandang kelompok tani peternak Badan Usaha Milik Petani PT.Cahaya Abadi Petani (BUMP PT.CAP) yang berada di Desa Sungai Jelai Kecamatan Tambang Ulang, dengan hamparan di kelilingi pegunungan yang hijau plus perkebunan kelapa sawit milik PTPN 13 Nusantara.
Sapi-sapi asli Australia tersebut tiba pada Jum’at malam (11/8) kemarin dan langsung di angkut menggunakan beberapa buah kontainer menuju kandang.
Sebanyak 8 ekor sapi Brahman Cros itu berjenis kelamin jantan, sementara 103 berjenis kelamin betina.
Tibanya sapi-sapi hibah dari Pemerintah Australia tersebut pun di tinjau oleh Kememterian Pertanian RI, serta beberapa dinas terkait di tingkat provinsi Kalsel dan Kabupaten Tanah Laut, serta konsultan dari Australia.
Bupati Tala Bambang Alamsyah, yang di wakili kepala Bappeda Tala Ahmad Nizar, serta asisten 2 Noor Hidayat, kadis peternakan dan kesehatan hewan Tala Ir.Suharyo pun ikut mendampingi kunjungan Kementerian Pertanian RI yang meninjau ke kandang sapi.
Di sela-sela kunjungan, Dr.Ir.Surachman Suwardi.MP selaku Direktur Pembibitan dan Produksi Ternak Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Kementerian Pertanian RI kepada Infotanahlaut.com, Sabtu (12/8) kemarin saat di kandang BUMP PT.CAP mengatakan, hal ini adalah program Indonesia-Autralia Catel Bredding Comercial, dimana salah satu bantuan berupa hibah dari Pemerintah Australia melalui peternak. Ada 2 sistem, pertama membantu kepada perusahaan yang perusahaannya bermitra dengan peternak, dan berikutnya bantuan kepada stake holder.
“Alhamdulillah di Tanah Laut sudah terbentuk BUMP, sehingga pengelolaannya bisa lebih professional, berharap bantuan dari Australia ini bisa berkembang, dan di perlukan langkah optimalisasi dari pemerintah daerah setempat, dan perlu adanya komitmen yang tinggi bagaimana melakukan pemberdayaan terhadap peternak-peternak dan kepada BUMP yang mendapatkan bantuan sapi ini, dan bantuan ini juga akan memberi kontribusi dalam penyediaan suplai ketersediaan daging sapi secara nasional,” jelas Surachman.
Kegiatan serupa berupa hibah sapi dari Australia juga ada di beberapa tempat lain di Indonesia, melalui kerangka kemitraan bisnis to bisnis, antara bisnis man di Austarlia dan bisnis man di Indonesia.
Di tempat yang sama Kepala Bappeda Tala Ahmad Nizar mengatakan, Alhamdulillah hibah sapi dari Australia ini telah tiba dengan selamat, dan melihat potensi lokasi perawatan sapi ini juga sangat cocok dengan kondisi di Australia, ketersedian pakan ternak berupa rumput gajah juga telah ada.
“kedepannya yang menjadi harapan, pasokan kebutuhan daging sapi tidak saja hanya di Kalsel , namun se Kalimantan dapat di penuhi, dimana sentral daging sapinya berasal dari Kabupaten Tanah Laut,”ungkapnya.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook