PUBLIK

Ratusan Rider Bakal Taklukan Alam Bumi Tuntung Pandang

INFOTANAHLAUT.COM- Even terbuka bagi pecinta motor trail lewat ajang Sinergi MTC Tala Ke Sembilan yang merupakan kolaborasi komunitas Motor Trail Community (MTC) Tala dengan Kodim 1009 Pelaihari “Haram Mahantas Waja Sampai Kaputing”, sudah terdaftar ada 800-an rider yang akan menaklukan alam bumi Tuntung Pandang.
Pelepasan para rider akan di lepas besok Sabtu (13/10/2018) di lapangan Dalas Hangit Kodim 1009 Pelaihari, dan di rencanakan peserta di lepas oleh wakil bupati Tala Abdi Rahman.
Ketua MTC Tala Anang Abau di sela-sela persiapan kegiatan Jum’at (12/10/2018) sore mengatakan, saat pelaksanaan pun masih bisa daftar. Perserta sementara yang sudah di konfirmasi bakal ikut yakni dari Kaltim, kota Palangkaraya, Sampit, dan Kalsel sendiri. Sementara dari luar Kalimantan masih belum ada konfirmasi seperti Bandung dan Jawa Barat, kemungkinan pada saat pelepasan besok rider dari luar Kalimantan sudah datang.
“Alhamdulillah dalam kegiatan kali ini tidak ada berbarengan dengan kegiatan serupa lainnya di wilayah Kalsel sehingga para rider bisa fokus. Rider yang ikut mendaftar wajib membayar uang pendaftaran sebesar Rp 200.000, dimana setiap rider mendapat ID Card, baju kaos, dan makan siang. Target rider kemungkinan bisa mencapai 1.000 rider, lebih tidak mengapa,”kata Anang.
Rute yang harus di lewati para rider sendiri yakni lewat daerah Kelurahan Karang Taruna yang di sana ada jalur gunung yang disebut Gunung Susu terkenal dengan tanjakannya yang cukup menguji nyali rider, kemudian menyisir ke bukit Sabat daerah Matah, dan keluarnya lewat Gunung Katunun di Desa Bekatung Kecamatan Takisung. Tidak cukup di situ, jalur lain yang harus di lewati yakni samping Gunung Bromo dengan medan berlumpur di wilayah Kecamatan Takisung.
Semua jalur yang di lewati adalah semi ekstrem, sebagian juga melewati perkampungan seperti Desa Ranggang Dalam dan Desa Pagatan Besar keduanya di Kecamatan Takisung. Total 70 km rute yang di tempuh para rider. Jalur berlumpur, pegunungan, dan menyisir pantai pasti akan di lewati para rider. Para rider juga harus melewati 3 zona yang telah di tentukan. Zona 1 berada di Desa Batilai atau di bawah gunung Bromo dengan jarak tempuh kurang lebih 25 km untuk menuju zona ke 2. Pada zona 2 berada di gunung Cengkeh masuk wilayah Desa Pagatan Besar dengan jarak tempuh kurang lebih 25 km menuju zona 3, dan pada zona 3 berada di waduk Kecamatan Takisung.
Anang Abau menambahkan, ini kali ke 9 kegiatan yang dilakukan MTC Tala, dan latar belakang terselenggarannya kegiatan yang juga memperingati Hut TNI yang ke 73, awalnya bersama Dandim Kodim 1009 Pelaihari Letkol Infanteri Bagus Budi Adrianto sama-sama menjalur bersama naik motor trail, lantas muncul ide agar menyambut Hut TNI tahun 2018 ini di satukan dengan menggelar kegiatan adveture bagi para pecinta motor trail secara terbuka.
“Memang diakui berat dan banyak tantangan dalam organisasi MTC, semakin bertambah umur organisasi berdiri dan sudah saat sekarang regenarsi yang ke 4 terjadi pergantian ketua MTC. Tantangan club semakin berat mempertahankan keutuhan club, namun semuanya alhamdulillah bisa di pertahankan berkat kekompakan anggota MTC Tala,”ucap Anang.
Dalam gelaran ini para rider telah di siapkan hadiah utamanya berupa 5 unit sepeda motor, helm, ban, sepeda gunung serta hadiah hiburan lainnya. Sementara panggung besi raksasa dengan kekuatan power kurang lebih 1.000 watt berikut lighting (cahaya lampu) di siapkan di lapangan Dalas Hangit Kodim 1009 Pelaihari sebagai hiburan pada malam harinya untuk para rider dan masyarakat kota Pelaihari. Hiburan berupa musik dangdut, atraksi Disk Joki (DJ) Reza dan Saron dari Kota Banjarmasin.Tung

1
20%
like
4
80%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook