PUBLIK

RC 113 Benahi Jembatan Rumah Aswani

INFOTANAHLAUT.COM- Relawan yang terdiri dari kaum muda dan tua dalam wadah RC 113 Tala seakan tidak pernah surut dari berbagai macam aksi mereka dengan sesama, setelah kemarin anggota RC 113 ikut menceburkan diri dalam pencarian mayat di sungai Tabanio di jembatan besi bersama regu penolong lainnya, kini aksi kemanusiaan mereka tertuju kepada rumah Anang Aswani (70) warga di Desa Panjaratan Rt 2 Kecamatan Pelaihari. Anang sendiri sebelumnya pernah di tangani RC 113 untuk berobat ke rumah sakit H.Boejasin Pelaihari.
Rumah Anang Aswani sendiri cukup sedang besarnya dan dari kayu, hanya saja pada bagian jembatan dari jalan desa menuju rumahnya agak sempit, yakni hanya di bentangkan 2 buah papan, dan oleh RC 113 yang terjun ke rumah Anang sebanyak 17 personil melakukan pelebaran jembatan rumah Anang menjadi 4 papan berikut di buatkan pegangannya, Rabu (31/1).
Perbaikan jembatan rumah Anang dengan panjang 6 meter di buat sedemikian rupa namun kokoh.
Anang Aswani menderita penyakit seperti luka bakar di bagian kulit dari bagian pantat sebelah kiri hingga sampai ke kaki, dan pada bagian kaki kiri sudah tidak bisa di gerakan karena ada luka di bagian lututnya.
Bermodal Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dan surat rujukan dari Puskesmas Panjaratan, oleh tim RC 113 di uruskan dan membawa Anang ke rumah sakit. Hasilnya setelah beberapa hari di rumah sakit H.Boejasin, luka di sekitar lutut sudah mulai mengering hingga kini Anang pun tinggal perawatan di rumah.
Pasca pengobatan, RC 113 Tala pun tetap memberikan pelayanan untuk cek up Anang ke rumah sakit.
Koordinator RC 113 Tala Edwin Sihol menuturkan, dari misi himpunan kaum muda dan tua dalam RC 113 tidak semata hanya pada bidang kesehatan, akan tetapi pada bidang apa saja yang memang mampu untuk di kerjakan.
“inisiatif membenahi jembatan rumah Anang di satu sisi juga sebagai terapi bagi Anang, agar ia bisa secara pelan-pelan berlatih berjalan pasca pengobatan kemarin,” terangnya.
Kegiatan perbaikan jembatan rumah Anang telah menghabiskan 22 batang Galam untuk tiang jembatan, kayu papan kurang lebih 24 batang, tiang ulin 12 batang.
Prinsip RC 113 Tala sendiri ucap Edwin, kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi, itulah yang menjadi api pemicu bersama anggota lainnya, di samping pula dukungan dari Pemkab Tala atas semua aksi menjadi semangat untuk terus berbuat yang bisa membawa manfaat bagi orang.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook