PUBLIK

Restu Dari Ibu, Ustaz Zainal Maju Jadi Cabup

INFOTANAHLAUT.COM- Ustaz Zainal Abidin.S.Pdi salah seorang pembina dan pemilik di salah satu pondok pesantren di Desa Batu Mulya Kecamatan Panyipatan, maju dari jalur independen atau perseorangan sebagai calon bupati Tanah Laut 2018 sampai 2023 mendatang. Langkah mantapnya untuk maju sebagai kandidat calon bupati berkat adanya restu dari sang ibu, maupun pihak keluarga lainnya.

Sabtu (25/11), dengan di antarkan para pendukungnya, Zainal Abidin mendaftarkan diri ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) jalan A.Syairani.

Ia maju sebagai kandidat calon bupati berpasangan dengan H.Norhakim Ramli,SH.M.si (H.Hakim) yang notabenya dulu pernah ikut juga mencalon sebagai calon wakil bupati pada pilkada di Tala tahun 2013 lalu, saat itu H.Hakim berpasangan dengan Ahdul Wahit anggota DPRD Tala dari Partai Aamanat Nasiional (PAN).

Isi berkas-berkas yang di bawa oleh Zainal Abidin dan H.Hakim terkumpul dalam satu kotak doz sebanyak 11 buah atau per kecamatan, selanjutnya di teliti secara seksama oleh komisioner KPU.

Karena melalui jalur perserorangan, maka peraturan yang telah di tetapkan KPU Tanah Laut harus sebanyak 203.444 lembar E-KTP yang harus di penuhi sebagai bentuk dukungan.

Selang beberapa lama meneliti berkas, Ketua KPU Tala Kamaru Zaman berserta timnya menerima berkas Zainal-H.Hakim, dan oleh calon bupati dan calon wakil bupati dari jalur perseorangan ini pun menandatangani berita acara penerimaan berkas yang di terima KPU.

Selesai menerima berita acara penerimaan berkas oleh KPU, Zainal Abidin mengatakan, ada beberapa hal yang memotivasi kami sebagai warga Tanah Laut yakni merasa terpanggil untuk bisa memberikan yang terbaik bagi daerah ini, dan salah satu yang di lihat adalah dengan mencalonkan diri sebagai calon bupati dan calon wakil bupati.

“Sehingga di situ akan sangat besar terbuka peluang memberikan yang terbaik, di samping dari pihak keluarga utamanya ibu sudah memberikan restu berikut istri, mertua dan semua keluarga untuk maju,” katanya.

Ia menambahkan, sebenarnya ada 3 kali peristiwa politik, dimana di tahun 2011 oleh ibu tidak di restui, 2014 caleg tidak di ijinkan, dan di tahun ini pada Pilkada 2017 baru dapat ijin dari ibu dan semua keluarga, memperjuangkan dan mendoakan, sehingga dalam penggalangan foto kopi KTP pun banyak sekali ada orang yanag datang belum di minta sudah lebih dulu mengantarkan foto kopi KTP, dan hal itu di terjemahkan bahwa setiap lembar foto kopi KTP adalah amanah dan wujud kesungguhan masyarakat untuk sama-sama membangun Tanah Laut lebih baik lagi.

Sementara itu ketua KPU Tala Kamaru Zaman mengatakan, di hari pertama pembukaan pendafaran bagi calon perseorangan serta penyerahan berkas dukungan telah bisa di terima, berkas dukungan yang telah minimal di tetapkan sesuai dengan di Sistem Informasi Pencalonan (Silon) terdata 26 ribu, namun dari hard copy yang di hitung satu persatu terhitung sebanyak 25.861, dan angka tersebut melebih batas minimal.

“berkas di terima dulu, kemudian dilakukan verifikasi secara administrasi melihat kepada KTP nya, melihat pada pekerjaan calon, kalau seumpama ada TNI/Polri atau PNS, maka di keluarkan dahulu. Kemudian ada KTP non elektronik, atau selain dari KTP juga di keluarkan. Kemudian lagi dilakukan verifikasi faktual di lapangan dengan menggunakan sistem sensus, artinya setiap KTP yang masuk dalam berkas di datangi atau di data kembali, hal ini jelas untuk memastikan dukungan atau tidak mendukung kepada pasangan kedua calon itu,” jelasnya.

Majunya ustaz Zainal Abidin dan H.Hakim membawa take line “Madani” yang membawa arti Menuju Tanah Laut yang  Maju, Agamis, Demokratis dan Nasionalis.Tung

1
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook