PUBLIK

RTH Bertabur Ratusan Spesies Anggrek

INFOTANAHLAUT.COM- Beratus-ratus spesies anggrek dari berbagai daerah, mulai dari Bogor, Jawa Timur, Balangan, Bali, Kaltim dan Kalsel meramainkan kegiatan National Borneo Orchid Show 2017, Minggu (11/12) sebagai puncak kegiatannya di RTH Kijang Mas Permai Pelaihari, juga sebagai rangkaian hari jadi Tala ke-52.

Kegiatan lomba bunga anggrek tersebut di langsungkan selama 3 hari, dan beberapa kegiatan di dalamnya berupa fashion show busan anggrek, lomba berfoto bersama anggrek, membuat kain Sasirangan bermotif anggrek, lomba land scape (stand pameran anggrek), merangkai bunga anggrek, aransement anggrek, lomba mewarnai dan menggambar bunga anggrek tingkat siswa SD, dan lain sebagainya.

Pada puncak National Borne Orchid Show 2017 juga turut di hadiri langsung ketua Pecinta Anggrek Indonesia (PAI) Pusat Rita Subowo, bersama pengusurus PAI Kalsel lainnya.

Kegiatan ini sendiri hasil kerjasama antara Dinas Pariwisata Tala dengaan DPC PAI Tanah Laut.

Kepala Dinas Pariwisata Tala Ahmad Khairin di sela-sela kegiatan mengatakan, moment ini mencoba untuk di angkat k event nasional, karena memang di satu sisi ingin melestarina anggrek itu sendiri, seperti anggrek Bulan Pelaihari yang menjadi anggrek terkenal, hal itu memerlukan kelestarian dan pengembangaan. Melalu momen inilah ketika ada rasa untuk menyayangi flora anggrek maka pasti akan ada usaha untuk melestarikan anggrek.

“moment ini jelas mempromosikan daerah,” kata Khairin.

Sementara itu ketua PAI Pusat Rita Subowo saat tiba di lokasi kegiatan, bersama-sama ketua PAI Tala Arry Suryandini Bambang Alamsyah melihat-lihat land scape masing-masing SKPD yang ikut ambil bagian. Selanjutnya Rita menyaksikan fashion show berbusana anggrek tingkat anak-anak dan dewasa.

Dalam sambutanya Rita mengatakan, DPP PAI baru saja mengirimkan tim ke provinsi Aceh, karena ada tim dari Amerika yang datang ke Aceh dan menemukan spesies anggrek Aceh yang mereka nilai langka di dunia, untuk itulah patut berbangga bahwa di negeri ini ternyata karunia tuhan akan tanaman anggrek salah satunya sangat besar dan kadang masih tersimpan dengan rapi di dalam hutan yang masih belum tersentuh oleh manusia.

 

“anggrek kedepan di harapkan dapat menjadi komoditi yang luar biasa dan menghasilkan hal ekonomis, dan untuk mengaaraah ke situ di butuhkan adanya laboraturium yang memdai. Terkait pelaksanaan national borneo orchid show 2017 sangat baik, dan tahun berikutnya bisa untuk di promosikan lebih meluas lagi,” ucap Rita.

Momentum lomba anggrek ini pun ramai di kunjungi masyarakat, utamanya bagi kaum ibu-ibu pecinta tanaman anggrek.

Seperti di utarakan Aluh Ulfah warga Pelaihari yang datang kelokasi kegiatan dalam komentarnya mengatakan, karena adanya lomba dan pameran anggrek ini, jelas secara pribadi jadi mengetahui apa yang di sebut dengan aransemen itu.

“kemudian ada bermacam-macam tanaman anggrek dapat di ketahui, dan masyarakat di Tala sendiri banyak memiliki atau memelihara tanaman anggrek, yang semula tidak hobi mungkin sekarang menjadi hobi. Juga bisa menganggkat nama Tanah Laut dengan kegiatan ini,apalagi Tanah Laut terkenal dengan Anggrek Bulannya,” katanya.

Di sekitar lokasi kegiatan juga terdapat sejumlah tenda-tenda kecil yang di isi oleh para UKM untuk menjajakan barang dagangan mereka kepada pengunjung.Tung

 

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook