KULINER

Rujak Mbah Tijah Digandrungi Orang Kantoran

INFOTANAHLAUT.COM- Mbah Tijah (60) warga Desa Bekatung Kecamatan Takisung,di usia yang lazimnya harus banyak istirahat di rumah,justru bagi mbah Tijah malah di sibukkan dengan kegiatan di luar rumah yakni berjualan rujak dan aneka makanan gorengan.
Dari soal rasa rujak made in mbah Tijah di jamin akan membuat ketagihan jika lidah merasakan hasil racikan rujaknya. Rata-rata penggemar rujak mbah Tijah adalah orang kantoran,pulang atau menuju kantor sebagai bekal,belum lagi warga sekitar yang selalu menanti-natikan rujak mbah Tijah. Bagi yang ingin merasakan rujak mbah Tijah bisa di temui di jalan arah ke Kecamatan Takisung,tepatnya jalan Raya Takisung Desa Bekatung Rt 5 Kecamatan Takisung. Berada persis di sebelah kanan jalan kalau dari arah Pelaihari menuju Takisung,karena tempat berjualan mbah Tijah sendiri memakai pos kamling desa yang sudah tidak terpakai lagi.
“melengkapi rujak juga ada gorengan,dan mulai buka jualan rujak dari pukul 08.00 wita,dan tutupnya juga tidak menentu tergantung habis apa tidaknya rujak. Bisa saja pukul 14.00 wita sudah tutup, bisa juga sampai pukul 16.00 wita tutup,”cerita mbah Tijah,Senin (9/07/2018).
Rujak mbah Tijah barangkali juga banyak serupa di temukan di daerah kota Pelaihari,dan soal rasa juga tergantung selera masing-masing. Mbah Tijah sendiri sudah 5 tahun bergelut dengan rujak dan di bantu seorang pembantu bernama Anjar.
Dalam obrolan,pernah dulu ada caleg yang menawarkan jasa ingin menambahkan modal agar jualan rujak dapat di kembangkan, namun janji caleg itu kini tiada kelanjutannya,ujar mbah Tijah.
Bagi mbah Tijah ingin sekali mengembangkan usaha julan rujaknya,bahkan ingin ada menu rujak cingur,karena keterbatasan dana maka cingur belum bisa di beli dan menurut mbah Tijah harga cingur masih itu mahal.
Mbah Tijah pun kini harus bisa membayar uang harian sebesar Rp 20.000,di tagih setiap saat,dapat hasil jualan atau belum,karena ada pihak luar yang mencoba meminjamkan kredit sebesar Rp 500.000 kepada mbah Tijah,atau biasa orang menyebutnya pinjaman Bank Titel.
Dana pinjaman pun tidak full Rp 500.000 di terima mbah Tijah,yakni hanya Rp 450.000,karena Rp 50.000 di potong untuk dana kas.
Mbah Tijah berharap,ada pinjaman modal usahanya tanpa ada bunga.Tung

1
50%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
1
50%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook

Tentang Penulis/Jurnalis

Tim Jurnalis

Tim Jurnalis

Kami akan selalu berusaha memberikan informasi yang aktual dan terpercaya kepada pembaca setia infotanahlaut.com. Semoga media ini bisa menjadi media penambah khasanah informasi khususnya dari Kabupaten Tanah Laut.