PERISTIWA

Runtuh Lantaran Tumbuh Pohon Ditebing Sungai

INFOTANAHLAUT.COM- Memanjang 30 meter, siring sungai Datu Daim di Jalan Telaga Daim Rt 01/01 Kelurahan Karang Taruna, Kecamatan Pelaihari runtuh, Senin (21/1/2019) sekitar pukul 13.30 wita. Akibat runtuhnya siring tersebut membuat warga sekitar pun was-was, karena kalau lambat dilakukan perbaikan, maka abrasi sungai akan kian menuju jalan umum, terlebih di musim penghujan ini kikisan air sungai akan terus menggerus badan sungai.
Jaki, warga setempat yang posisi tempat tinggalnya persis di depan runtuhnya sirimg sungai menuturkan, runtuhnya siring tersebut memang bukan lantaran debit air sungai yang naik, namun pada titik yang runtuh itu ada di tumbuhi pohon jambu air. Pada saat ada angin bertiup kencang, pohon pun bergoyang-goyang, sehingga posisi tanah pun ikut tergerak karena posisi tumbuhnya pohon berada di bagian atas tebing sungai.
“Karena gerakan pohon itulah membuat tanah bergerak, sehingga keadaan tanah di tebing sungai pun jadi labil, sempat menjadi ke khawatiran kalau tanah sekitar pohon runtuh, dan pada akhirnya runtuh juga di tambah lagi naiknya debit air sungai, sehingga semakin membuat tanah sekitar akar pohon pun jadi gembur, semoga saja segera dilakukan perbaikan oleh dinas terkait, “ungkapnya.
Atas runtuhnya siring sungai itu, Kepala Bidang pengairan dan Sumber Daya Air (SDAP) Totom Wahyudi pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Tala pun beserta para anak buahnya langsung cros cek kelokasi setelah mendapat laporan dari warga setempat. Proses pengukuran panjang siring pun langsung di kerjakan, dan dalam proses pengecekan siring runtuh turut di dampingi Lurah Karang Taruna Auranti Muranti Purihaningrum,SSTP.
Laporan warga setempat memang keberadaan pohon jambu air itu sedikit demi sedikit di potong dahannya agar tidak terlalu besar tumbuhnya, mengingat posisinya berada di tebing sungai, ujar Kabid SDA Totom Wahyudi.
“Alhamdulillah di tahun 2019 ini memang ada anggaran untuk perbaikan siring sebesar Rp 1 milliar di seluruh Kabupaten Tanah Laut, jadi inshaa allah bisa di kerjakan tahun ini berkisar pada bulan April, di samping pada bulan tersebut kondisi curah hujan di prediksi tidak tinggi,”kata Totom.
Lebih lanjut ia mengatakan, usulan perbaikan siring Kandangan yang masih sejalur dengan sungai Datu Daim pada tahun 2018 lalu, dan di prioritaskan perbaikan siring yang runtuh tersebut di tahun ini.
Sementara di lokasi runtuhnya siring di pasang tali plastik,agar menjadi tanda peringatan kepada siapa saja yang melintas di jalan tersebut.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
1
100%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook