KECELAKAAN

Sairi Diserang Samurai Ditengah Pasar

INFOTANAHLAUT.COM- Sairi yang berusia sekitar 30- an tahun warga yang dulunya tinggal di daerah Pasar Lama Pelaihari, dan kini menetap di Sekumpul Martapura Kabupaten Banjar di serang di tengah-tengah pertokoan pasar Tapandang Berseri Pelaihari, yang saat itu aktivias pedagang, ojek maupun pengunjung pasar ramai. Lokasi itu sendiri hanya berjarak 50 meter dari kantor Polres Tala, Selasa (9/5) sekitar pukul 14.00 wita.
Informasi di himpun di lokasi kejadian menyebutkan, saat itu Sairi tengah menggunakan mobil Suzuki Escudo warna Hijau dengan nomor Polisi DA 8519 TC dengan beberapa orang temannya di dalam mobil.
Saat itu posisi mobil Sairi memang berada di tengah-tengah pertokoan pasar. Beberapa pedagang sekitar terjadinya penyerangan menyebutkan, saat itu memang sempat terjadi cek cok mulut antara Sairi dengan orang, hingga membuat suasana pasar tegang. Namun, cek cok mulut tidak berlangsung lama dan suasana kembali normal.
Akan tetapi pasca cek cok mulut itu, dan Sairi sedang berada di dalam mobilnya, tiba-tiba ia di serang beberapa orang dengan menggunakan senjata tajam. Pedagang setempat menyebutkan saat itu bahkan ada yang menggunakan senjata Samurai dengan panjang hamper 1 meter.
Sairi pun mendapat serangan bertubi-tubi dari pelaku, sementara warga pun tidak berani untuk melerai karena pelaku membawa Samurai.
Tidak semata hanya Sairi yang mengalami luka-luka, usai melancarkan aksinya, mobil pun mengalami kerusakan pada bagian kaca belakang samping kiri pecah, kaca depan samping kanan pecah, kemudian lis bagian atap mobil pecah akibat sabetan senjata tajam.
Sairi pun di evakuasi warga sekitar ke rumah sakit H. Boejasin Pelaihari. Sairi sendiri langsung di bawa ke tuang rongten. Luka-luka di bagian tangan Sairi yang mengeluarkan darah itu pun berceceran ke bagian jok mobil, setir dan kaca spion sebelah kanan hingga dashboard, dan mobil Sairi pun kini di amankan di kantor Polres Tanah Laut.
KBO Reskrim Polres Tanah Laut Iptu Edris di lokasi kejadian mengatakan, atas insiden ini belum di ketahui secara persis apa motif pelaku yang menyerang korban.
“dari keterangan saksi-saksi yang telah di himpun di lokasi kejadian, pelaku di duga ada 4 orang, dan masih dalam pengejaran, karena mereka melarikan diri usai melukai korbannya, dan dalam waktu dekat pelaku penyerangan ini bisa di tangkap, karena ciri-ciri pelaku sudah di ketahui,”ungkap Endris.
Sementara Sairi belum bisa memberikan keterangan karena usai dari ruang rontgen ia harus memasuki kamar bedah RSU H Boejasin Pelaihari.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook