KRIMINALITAS

Sama-Sama Diringkus Di Kaltim

INFOTANAHLAUT.COM- Dua pelaku yang menjadi pengejaran pihak Polres Tala karena pencabulan dan penusukan berhasil di ringkus di Kalimantan Timur. Pelaku M.Noor Aidi alias Alis Anang Jangil warga Pelaihari yang merupakan pelaku penganiayaan dengan cara menusuk korbannya menggunakan pisau. Peristiwa penusukan terjadi pada tangga 8 Februari lalu sekitar pukul 20.00 wita di sebuah warung yang berada di Kelurahan Sarang Halang. Karena ada cekcok mulut, sementara pelaku sendiri di nilai salah sasaran terhadap seseorang yang ia cari. Maka korbaan atas nama M.Napi Tajudin Noor dan Mahyudi menjadi korban penusukan. Napi mengalami luka di bagian perut sebelah kanan, dan Mahyudi luka di bagian pinggang sebelah kiri.
Lantaran panik, pelaku pun melarikan diri dan pelariannya sampai ke Kalimantan Timur. Langkah koordinasi dengan jajaran Resmob Polda Kaltim membuahkan hasil, pelaku di ringkus pada tanggal 22 Febuari 2018 sekitar pukul 13.00 wib di kota Samarinda, berikut di dapatkan pula pisau yang ia gunakan untuk menusuk korban. Barang bukti lainnya yakni 3 lembar baju korban dan 1 buah sepeda motor bebek Supra DA 2677 LG.
Sementara itu pelaku pencabulan bocah di bawah umur di Desa Batakan Kecamatan Panyipatan atas nama Arbain alias Bain warga Desa Batakan pun berhasil di ringkus. Peristiwa pencabulan terjadi pada tanggal 7 Desember 2017 lalu sekitar pukul 12.00 wita. Modus Arbain lantaran nafsu melihat bocah di bawah umur tersebut. Saat itu korban hendak mencari kakeknya di kebun dan berpapasan dengan pelaku. Lantaran suasana sepi maka pelaku yang nafsunya naik itu menggendong korban dan membawanya kerumah, di situlah terjadi pencabulan anak di bawah umur.
Pelaku lantas kabur ke Kaltim setelah polisi mendengar kabar pelariannya. Bersama-sama unit Jatanras Polda Kaltim, maka dari unit Reskrim Polres Tala dan Polsek Panyipatan pun langsung bergeran dan menangkap pelaku tepatnya di Kelurahan Jawa Kaltim.
Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan bersama kasat reskrim AKP Agus, Kabag Ops Kompol Fauzan Arianto dalam keterangan persnya Jum’at (2/3) mengatakan, hasil kerja keras anggota Reskrim turut di bantu Polda Kaltim, dan keduanya di kenakan hukum sesuai KUHP yang berlaku.
“pelaku Arbain di ancam kurungan 15 tahun penjara, dan M.Noor Aidi di ancam penjaran 8 tahun,” terang Kapolres.
Barang bukti kejahatan pencabulan Arbain yakni satu lembar baju anak-anak berwarna merah muda berikut dengan celananya yang juga berwarna merah muda.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook