PEMKAB TALA

Sebelum Dibangun Kantor Baru Publik Diajak Konsultasi

INFOTANAHLAUT.COM-Pemerintah Kabupaten Tanah Laut yang mewacanakan membangun gedung baru pemerintahan atau kantor bupati Tala yang baru untuk menggantikan kantor yang ada, dan sudah berusia 40 tahun.
Sebelum gedung baru yang terdiri dari 5 lantai itu mulai di bangun, maka dilaksanakan pertemuan akbar yang terbalut dalam konsultasi publik pembangunan gedung pemerintah dengan layanan publik terpadu Kabupaten Tanah Laut, Kamis (25/7) di gedung Balairung Tuntung Pandang.
Konsultasi publik langsung menghadirkan Dadang Jurson, SE,Ak dari Kementerian PPN/Bappenas dan Dr.Sumule Tumbo,SE.MM dari Kementerian Dalam Negeri serta Deri Firmansyah dari PT. Penjamin Infrastruktur Indonesia (PPI) sebuah BUMN di bawah Kementerian Keuangan RI.
Pembangunan gedung pemerintahan yang baru tersebut bakal di mulai di tahun 2020, dan dengan skema Kejasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
Sementara keynote speaker (pembicara utama) dalam konsultasi publik tersebut bupati Tala H.Sukamta dengan moderator konsultasi publik oleh Sekda Tala Drs. Syahrian Nurdin.
Mengawali paparan pembangunan gedung pemerintahan Kabupaten Tanah Laut, bupati Tala H.Sukamta memberikan gambaran tentang mekanisme pembangunan gedung, baik sumber dana dan hal-hal lain.
“APBD tidak terganggu, tidak ada keuntungan pula bagi kepala daerah,”kata Sukamta.
Selanjutnya setelah di paparkan panjang lebar dari Beppenas dan Kementerian Dalam Negeri serta PPI, forum lebih menarik dengan adanya tanya jawab audien.
Sudaryana, mantan anggota DPRD Tala dalam pertanyaannya, apakah lebih baik membangun sarana olahraga yang representatif, kalau juga harus di bangun maka di mana lokasinya.
Arkani, anggota DPRD Tala pun ikut bertanya kenapa mengambil opsi ini, apakah gedung baru skala prioritas.
Kemudian Wahyu Rahmadi masyarakat Tala menilai rencana pembangunan gedung pemerintahan bagaikan mendapat durian runtuh bagi Kabupaten Tanah Laut, pendek kata mendukung penuh. Ia meminta kepada wakil-wakil rakyat untuk mendukung terobosan Pemkab Tala tersebut.
Ada pula pendapat dari Riduansyah seorang politikus, alangkah eloknya jika infrastruktur yang di butuhkan masyarakat salah satunya sarana olahraga, kantor pemerintahan yang megah hanyalah milik pemerintah daerah. Dan kalau mau di bangun juga, pilih BUMN yang bonafit jangan sampai di tengah perjalanan pembangunan terhenti.
Sukamta pun satu-satu menjawabnya. Sarana olahraga seperti stadion Pertasi Kencana sudah di siapkan lahannya. Lokasi kantor tidak mengganggu stadion Pertasi Kencana walau dekat dengan stadion gedung di bangun.
Yudi Rizal pimpinan parpol Hanura mengungkapkan, masalah pekerja usahakan dari lokal terhadap proyek besar, karena kecenderungan proyek besar selalu mendatangkan tenaga kerja dari luar daerah.
Ada pula audien yang meminta Pemkab Tala juga perhatikan sekolah-sekolah yang rusak.
Hasil dari konsultasi publik tersebut di tuangkan dalam kesepakatan penandatanganan stake holder terkait seperti Kementerian Dalam Negeri, Bappenas, tokoh agama, tokoh masyarakat, perguruan tinggi, pimpinan parpol serta tokoh pemuda di Tanah Laut yang di saksikan bupati Tala H.Sukamta dan wakil bupati Tala Abdi Rahman.
Konsultasi publik di hadiri pula wakapolres Tala Kompol Fauzan Arianto, Dandim 1009 Pelaihari Letkol Infanteri Bagus Budi Adrianto, kepala SKPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, LSM, ormas kepemudaan, anggota DPRD Tala, para camat dan pimpinan parpol.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook