PUBLIK

Sedikit Seram, Tapi Bersifat Himbauan

INFOTANAHLAUT- Kecelakaan di jalan raya kerap kali mengintai siapa saja, jika tidak berhati-hati atau mengemudikan kendaraan dalm kecepatan tinggi tanpa mengenal medan yang di lalui, maka maut pun siap menunggu.
Di jajaran Satlantas Polres Tala punya cara sendiri untuk mengingatkan para pengendara di jalan raya, utamanya yang berada di daerah rawan kecelakaan lalu linta, yakni dengan menggunakan bahasa yang agak sedikit seram, namun tujuannya memberikan himbauan kepada pengguna jalan raya.
Dengan kalimat yang sedikit seram plus menampakkan sesosok mahluk gaib di bentangan baliho berukuran 4 x 2 meter, memang cukup merinding bagi siapa saja yang membacanya.
Kenapa jadi di pilih cara seperti itu ?
Kasat Lantas Polres Tala AKP Irwan Kurnadi, Rabu (25/7) menguraikan, di wilayah hukum Polres Tanah Laut yang mempunya daerah-daerah rawan laka lantas di antaranya yakni ruas jalan A Yani Desa Liang Anggang di km 31.400 Kecamatan Bati-Bati atau tepatnya di sekitar PT. Indofood. Kemudian di sekitar ruas jalan A Yani Desa Ambungan di km 58.100 Kecamatan Pelaihari, dan juga ruas jalan A Yani di km 68.500 Kelurahan Sarang Halang.
“Pada daerah-daerah yang rawan tersebut, diakui selama ini kerap kali terjadinya kecelakaan lalu lintas yang berujung kepada kematian,” terang Irwan.
Dari catatan unit laka Polres Tala tambahnya, pada tahun 2017 sampai dengan bulan Juli ini jumlah laka lantas sebanyak 30 kasus, korban meninggla dunia 31 orang, luka berat 1 orang dan luka ringan 1 orang.
Oleh karenanya terang Irwan pula, salah satu upaya Satlantas adalah dengan mmbuat baliho ukuran besar sebagai media himbauan kepada masyarakat yang barangkali agak berbeda dengan baliho himbauan pada umumnya, dengan tujuan agar dapat menarik perhatian masyarakat selaku pengguna jalan raya saat melintasi daerah rawan kecelakaan lalu lintas tersebut, dan harapan kedepan dapat pula menurunkan terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan raya, khsusunya di wilayah Kabupaten Tanah Laut, tutupnya
Sementara itu, menurut Jafar warga Pelaihari menuturkan, memang kesannya sedikit membuat bulu kuduk berdiri saat membaca kalimat yang terpampang di baliho tersebut, apalagi plus gambar mahluk gaibnya yang cukup seram, namun demikian hal itu bertujuan positif dari Satlantas yang memang untuk memberikan peringatan kepada siapa saja yang melintas, karena memang yang namanya musibah kapan pun, dimana pun, dan kepada siapa pun tidak ada yang dapat mengetahuinya, maka dari itulah langkah berhati-hati patut untuk selalu di utamakan saat sedang dalam perjalanan, katanya.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook