PEMKAB TALA

Selektif Dalam Pinjaman Alsintan Kepoktan

INFOTANAHLAUT.COM-Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (Distanholbun) Tanah Laut benar-benar selektif dalam penyaluran peminjaman peralatan pertanian (alsintan) kepada Kelompok Tani (Poktan),hal tesebut dilakukan agar para poktan memiliki rasa tanggung jawab terhadap keberadaan peralatan tersebut tetap dalam kondisi baik,sehingga bisa di gunakan oleh Poktan selanjutnya baik pada pra tanam maupun pasca panen atau produksi.
Tajuddin Noor kasi pupuk pestisida dan alsintan pada Dispertanholbun Tala,Senin (17/09/2018) kemarin mengatakan,untuk penggunaan peralatan di pra panen mulai pengolahan tanah,alat tanam,pengairan, hingga sampai sudah tanam semuanya tersedia,begitu pula setelah panen di teruskan alsintan pasca panen (produksi).
“Sistem peminjaman ke poktan juga ada yang menjadi tanggung jawab mereka seperti untuk operasional berupa bahan bakar minyaknya,”kata Tajuddin.
Ia menambahkan,kalau ada kerusakan ringan itu tanggung jawab poktan. 20 persen untuk bbm,30 persen operator,20 persen mobilisasi (angkutan alat) dan 30 persen untuk operasional dari rata-raya anggaran yang di keluarkan poktan sebesar Rp 700 ribu/ha untuk alsintan roda 4.
Sementara untuk roda 2 seperti Hand Tractor poktan sendiri yang merawatnya. Peminjaman pun hanya di patok selama 1 bulan,namun jika masih kurang ada perpanjangan poktan wajib melapor ke dinas jika perlu tambahan waktu. Ada ukuran yakni 0.8 ha x 20 hari untuk hand tractor,dan untuk Traktor 1 sampai 2 ha x 20 hari lahan kering.
Tajuddin mengatakan pula,Poktan boleh saja memodifikasi ringan atau tambahan kepada alat yang sifatnya untuk pengamanan.
Ada program Brigadir Tanam,akan tetapi tetap tanggung jawab dinas. Ada pula hibah dari Pusat kepoktan jika alat mereka gunakan dan itu tanggung jawab poktan.
Tidak semuanya alsintan yang di pinjamkan kepoktan kembali dalam kondisi semula,Distanholbun juga ada memblack list 2 poktan karena tidak di rawatnya peralatan,dan tahun depan poktan tersebut tidak lagi di pinjamkan.
“Memasukan permohonan peminjaman alsintan dari poktan ada SOP dengan lama waktu 2 hari prosesnya,kecuali yang sifatnya darurat contoh mesin pompa air karena lahan kering sehingga segera di butuhkan air untuk keperluan menyiram, maka alat langsung di serahkan dan itupun di beri batas waktu 1 bulan,”jelasnya.
Pada Dinas sendiri ada petugas khusus layaknya mekanik yang tugasnya melakukan pengecekan alat,mulai sebelum di bawa hingga sampai kembali ke dinas. Pendataan pun dilakukan mulai dari nama ketua poktan,alamat,nomor telpon,sehingga semua peralatan pertanian yang keluar dapat terpantau kemana dan dimana.
Alsintan yang tersedia di Distanholbun Tala untuk alat pasca panen terdiri dari Corn Combine Besar (jagung) 3 unit,Combine Hasvester Besar (padi) 11 unit,Combine Hasvester Besar (padi) baru 2 unit,Combine Hasvester Sedang (padi) 6 unit,Combine Hasvester Kecil (padi) 7 unit dan Corn Sheller (Perontok jagung) 13 unit.
Dari data pada Dinas Pertanian,Tanaman Pangan dan Holtikultura Tala tercatat ada sebanyak 1.600 poktan se Tanah Laut.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook