KECELAKAAN

Selama Juli, 15 LP Dan 18 Orang Tersangka

INFOTANAHLAUT.COM- Seluruh Polsek-Polsek di wilayah Kabupaten Tanah Laut termasuk dari Polres Tala sendiri, selama bulan Juli 2017 telah mendata ada sebanyak 15 laporan polisi dan ada sebanyak 18 orang sebagai tersangkanya. Kesemua itu beragam kasus, mulai dari Narkoba, Curanmor, Peredaran obat daftar G (Charnophen/Zenith dan Dextro), dan pencabulan.
Rabu, (26/7) Wakapolres Tala Kompol Iwan Hidayat dalam keterangan persnya di dampingi Kabag Ops Kompol Fauzan Arianto, Kapolsek Pelaihari Kota AKP Shofiyah, Kapolsek Tambang Ulang IPTU Sufian Noor, Kapolsek Takisung IPTU Pitoyo, dan Kasat Narkoba AKP Aris Munandar di Polres Tala menjelaskan, sesuai dengan arahan dan kebijakan dari pimpinan, belakangan ini lebih intens dan lebih konsen memerangi bahaya narkoba. Bersama Polsek-Polsek dan unit res narkoba selama bulan Juli 2017, telah berhasil di amankan Charnophen sebanyak 4.308 butir, sabu-sabu 8,06 gram, dan dextro 2.680 butir. Untuk tersangka obat daftar G sebanyak 14 orang, dan tersangka sabu ada 4 orang.
“barang bukti dan para tersangka tengah dilakukan pengembangan mendalam oleh Polsel-Polsek yang melakukan pengungkapan,” terang Iwan.
Dari kesemua kasus yang telah di ungkap, Iwan menghimbau kepada masyarakat utamanya para orang tua untuk lebih di perketak melakukan pengawasan kepada anak-anaknya, seperti halnya narkoba yang sasarannya adalah orang muda, untuk itu peran orang tua lebih di kuatkan pengawasan agar tidak terpengaruh dalam penggunaan narkoba maupun penggunaan daftar obat G.
Kesemua barang-barang seperti obat dan narkoba memang datangnya dari luar wilayah Kabupaten Tanah Laut, dan jajaran Kepolisian terus melakukan penyelidikan terhadap peredaran narkoba untuk meminimalisir dan memutus mata rantai jaringan peredaran narkoba masuk ke Tanah Laut.
Sementara itu pelaku pencabulan Nurmanysah (50) warga Desa Guntung Besar Rt3/1 Kecamatan Pelaihari seorang petani, di duga tega mencabuli seorang anak di bawah umur berinisal RN yang tidak lain adalah cucu keponkannya. Kejadian ini berlangsung pada Selasa (25/7) kemarin sekitar pukul 19.15 wita Nurmansyah sendiri di percaya orang tuanya untuk di titipkan RN lantaran bekerja keduanya, namun tidak menyangka kalau Nurmansyah pada akhirnya tergoda nafsu bejatnya pada saat RN di bawa ke kebun. Akan tetapi saat hendak mencabuli RN merasa kesakitan, RN berteriak dan teriakan RN di dengar masyarakat sekitar. Nurmansyah pun di ancam dengan UU perlindungan anak dengan ancaman minimal 5 tahun maksimal 15 tahun penjara.
“pastikan kembali jika orang yang hendak di titipi anak oleh kedua orang tua yang bekerja adalah orang yang tepat, dan bukan orang sembarangan,” himbau Iwan.
Kemudian, pada kasus pencurian sepeda motor (Curanmor), telah di amankan pelaku atas nama AR warga Desa Tanjung Dewa Kecamatan Panyipatan berikut 1 sepeda motor matic Vario warna hitam bernomor polisi DA 6739 LK.
Kabag Ops Polres Tala Kompol Fauzan Arianto mengatakan, pada Selasa (25/7) sekitar pukul 21.30 wita, di jalan Pelabuhan Desa Tanjung Dewa Kecamatan Panyipatan yang tidak jauh dari pemukiman penduduk, tim Jatanras Polres Tala bergabung dengan Polsek Panyipatan telah mengungkap kasus curanmor, dengan cara memancing pelaku yang sudah di duga kuat aktor utama curanmor.
“Polisi masih melakukan pengembangan, apakah ada sindikat atau jaringan curanmor oleh pelaku AR ini,” kata Fauzan.
Keteledoran masyarakat kadang yang lupa mencabut kunci kontak ranmor saat parkir kadang menjadi pemicu ranmor hilang, dan untuk itu di minta untuk menambahkan kunci gandan tambahan pada ranmornya agar terhindar dari aksi pencurian, tutup Fauzan.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook