PUBLIK

Siapa Gerangan Pj Yang Ngantor Dirumah Banjar

INFOTANAHLAT- Siapa gerangan yang akan mengisi kantor rumah Banjar atau kantor bupati Tala pasca cutinya bupati H.Bambang Alamsyah. Namun dari kabar angin, salah satu kepala dinas Provinsi Kalsel di gadang-gadang sebagai Penjabat Bupati Tala.
Hari Rabu (28/2) jika tidak ada perubahan di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin di langsungkan pelantikan Penjabat Bupati Tala.
Hal ini menyusul lantaran bupati Tanah Laut H.Bambang Alamsyah telah mengambil cuti karena ikut sebagai calon bupati Tala yang habis masa jabatannya di tahun 2018. Sementara kepala Bappeda Tala Ahmad Nizar juga telah mengajukan pensiun untuk maju sebagai calon wakil bupati berpasangan dengan Bambang Alamsyah. Jabatan wakil bupati Tala H.Sukamta pun telah ambil cuti karena masuk masa kampanye, namun karena Sukamta masih seorang PNS, maka untuk status PNSnya pun pensiun. Sukamta bersama anggota DPRD Tala Abdi Rahman pun telah mengundurkan diri sebagai anggota DPRD Tala dari partai Gerindra yang mencalonkan diri sebagai wakil bupati di pilkada Tala periode tahun 2018 sampai 2023 mendatang.
Asisten 1 bidang Pemerintahan Bambang Kusudarisman, Selasa (27/2) mengatakan, mungkin besok dapat di ketahui siapa gerangan sosok yang menggantikan bupati Tala Bambang Alamsyah yang sudah ambil cuti.
Ia menambahkan, memang sebelumnya jabatan bupati di pegang oleh Sekda Tala Drs.Syahrian Nurdin namun sifatnya hanya Pelaksana Harian (Plh), tentu antara Pj dan Plh mempunyai perbedaan, jika Plh kewenanganya terbatas, sementara untuk Pj nyaris sama dengan kewenangan bupati definitif, akan tatapi juga ada item yang tidak di perkenankan contohnya dalam mutasi pejabat keputusan atau ijin dari Mendagri dan itu tidak boleh di rubah.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 49 tahun 2008, perubahan ketiga atas PP nomor 6 tahun 2005 tentang pemilihan, pengesahan, dan pemberhentian kepala daerah dan wakil kepala daerah, khusus untuk Pelaksana Harian (Plh) dilarang melakukan mutasi pegawai, membatalkan perijinan yang telah di keluarkan pejabat sebelumnya, dan membuat kebijakan yang bertentangan dengan kebijakan program pembangunan daerah.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook