PUBLIK

Siring Beton Itu Upaya Cegah Luapan Air Sungai

INFOTANAHLAUT.COM- Banjir tahunan yang kerap terjadi di Dusun 3 Rt 6 Desa Kunyit Kecamatan Bajuin, dimana luapan air sungai Tabanio yang berkelak-kelok tersebut selalu meluap hingga sampai ke jalan desa dan menyerang pemukiman warga serta areal persawahan, maka untuk mengantisipasi luapan air sungai Tabanio oleh Pemkab Tanah Laut melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan melakukan pemasangan siring beton sepanjang kurang lebih 100 meter pada sisi sungai yang berdekatan dengan jalan desa.
Proyek pemasangan siring beton dengan anggaran sebesar Rp 3, 3 milliar lebih dengan sumber dana dari APBD 2017 dan Dana Alokasi Khusus (DAK) menjadi harapan warga, agar ketika musim penghujan kelak air sungai tidak lagi meluap, merusak jalan, mengancam pemukiman di sekitar lokasi luapan air, serta merusak ke persawahan warga.
Kendati jalan desa tersebut merupakan jalan alternatif kedua setelah ada jalan lain yakni jalan Desa Atu-Atu, namun warga Desa Kunyit lebih banyak menggunakan akses jalan tersebut. Karena selain jalan menuju areal persawahan warga, juga menuju akses jalan utama yakni jalan A Yani untuk menuju arah Banjarmasin dengan melewati jalan Desa Atilam terlebih dahulu.
Kepala Desa Kunyit Muhammad Abduh, Senin (4/9) merasa bersyukur karena dengan adanya pemasangan siring beton tersebut setidaknya dapat membendung luapan air sungai Tabanio, sebab pada kondisi sebelumnya air sungai Tabanio meluap dan di sertai dengan arusnya yang cukup deras, sehingga bagi pengendara roda dua yang akan melintasi air saat meluap banyak yang ketakutan, atau bahkan oleh warga setempat turut memandu untuk bisa melewati arus air yang meluap itu.
“pada pasca banjir sudah pasti kerusakan jalan beraspal itu akan ada, dan selain jalan juga sawah warga yang terendam, sehingga bisa mengakibatkan gagal panen,”kata Abduh.
Untuk di ketahui bahwa di Desa Kunyit sendiri merupakan hamparan areal persawahan dan juga perkebunan, dimana hal itu menjadi pekerjaan utama bagi warga untuk berladang. Jika banjir datang, warga setempat sudah pasti mengikat atau meletakan ternak sapinya di pinggir jalan yang agak tinggi posisinya dari banjir, sebab kandang-kandang sapi pun ikut terndam air.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook