PEMERINTAHAN

Solar Nelayan Dijatah 200 Liter Perbulan

INFOTANAHLAUT.COM- Sebagai daerah yang kaya dengan kondisi pantai, Kabupaten Tanah Laut memiliki para nelayan-nelayan handal di bidangnya.
Sejalan dengan itu, kebutuhan untuk keperluan bahan bakar bagi kapal motor mereka sudah pasti memerlukan bahan bakar jenis solar.
Tercatat, dari data Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Tala, untuk Kabupaten Tanah Laut sendiri mendapat pasokan solar dari PT. Pertamina sebanyak 200 liter per bulannya.
Plt kepala dinas ketahanan pangan dan perikanan Tala Rizayadi, Kamis (6/7) mengatakan, memang ada sebanyak 200 liter solar yang di dapat Kabupaten Tanah Laut, dan 200 liter tersebut di salurkan ke 9 desa.
“ada 4 buah Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN) yang sudah jalan yakni di Desa Muara Kintap Kecamatan Kintap, Kuala Tambangan, Pagatan Besar dan Tabanio di Kecamatan Takisung. Kemudian ada desa-desa yang belum punya SPDN, maka hal itu di tunjuklah kepala desa selaku pengelola atau orang lain yang di tunjuk kades dan di percayakan mengatur distribusi solar ke nelayannya. Bagi desa yang belum memiliki SPDN, maka SPBU di tunjuk oleh PT. Pertamina guna mengelola solar bersubsidi bagi nelayan,” jelasnya.
Di Tala sendiri ada 3 SPBU yang di tunjuk PT. Pertamina dalam penyaluran solar bersubsidi ke nelayan, yakni SPBU Sarang Halang, Tanah Merah, dan Angsau, dimana masing-masing desa mempunyai kuota yang setiap bulannya desa mengambil kuota di SPBU yang telah di tetapkan tadi.
Peran dari dinas ketahanan pangan dan perikanan sambung Rizayadi, hanya memberikan rekomendasi dan kuota untuk masing-masing desa tersebut, dan desa yang sudah ada SPDNnya jelas tidak boleh lagi mengambil solar di SPBU, karena sudah langsung mendapatkan kuota dari PT. Pertamina.
Sementara mengenai harga solar bersubsidi dengan umum itu sama yakni Rp 5.150 per liternya. Permintaan solar sendiri dilakukan PT. Pertamina berdasarkan kebutuhan nelayan sesuai dengan jumlah kapal nelayan yang ada di desa.
“berharap penuh kepada orang yang di percayakan mengelola solar subsidi ke nelayan ini untuk tidak menyelewengkannya dengan cara menjual ke pihak lain yang membeli dengan harga tinggi,” pungkasnya.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook