PUBLIK

Sopiyan Beruntung Saksi Nikahnya Bupati Dan Pejabat

INFOTANAHLAUT.COM-Entah mimpi apa bagi Supiyan Budiyanto,S.PD.I warga Desa Sungai Riam Kecamatan Pelaihari yang juga sebagai guru honorer bersama isterinya Uswatun Hasanah warga Desa Panyipatan Kecamatan Panyipatan karena prosesi nikahnya bersamaan dengan perayaan Hari Amal Bakti Kementerian Agama yang ke-71 dan sekaligus peluncuran program Simkah atau sistem informasi menikah secara online, Selasa (3/1) di kantor Kementerian Agama Tanah Laut, pasalnya yang menjadi saksi pernikahan mereka yakni bupati Tala Bambang Alamsyah plus di saksikan wakil bupati Tala H Sukamta serta unsur forkominda lainnya di prosesi pernikahan Supiyan.

Usai memberikan kata sambutan Menteri Agama, bupati Tala Bambang Alamsyah berkenan mendengarkan penjelasan tentang Simkah ini, dan selanjutnya menjadi saksi pernikahan.

Usai menjalani proses pernikahan, Supiyan merasa senang karena dalam proses pernikahannya dan menjadi catatan sejarah dalam hidupnya bahwa saksi nikah adalah orang nomor satu di bumi Tuntung Pandang.

”Alhamdulillah dan tidak di sangka sama sekali, bahwa saksinya bupati dan kami berdua sungguh merasa bahagia, dan ini jelas menjadi sejarah dalam hidup saya,” ungkapnya.

Bupati Tala Bambang Alamsyah sebelumnya pada saat sambutan merasa bangga bahwa Simkah ini dapat mempercepat dan mempermudah masyarakat yang hendak menikah.

“manfaatkanlah fasilitas ini oleh warga, dan ini sebuah prestasi bagi Kemenag Tanah Laut, semua dapat terdeteksi kalau hendak nikah, sehingga ketahuan kalau mau nikah dua kali,”kata bupati yang di sambut aplaus.

Sementara itu kepala Kemenag Tala M Rusadi menjelaskan, bahwa Simkah ini sudah online di sembilan Kantor Urusan Agama (KUA) di kecamatan. Simkah ini manfaatnya adalah supaya terhindar dari data yang tumpang tindih jika kedua mempelai ingin menikah, sehingga terhindari pemalsuan data.

“kalau ada calon mempelai di luar daerah yang ingin menikah juga bisa, sepanjang persyaratan di penuhi dengan mengisi data awal, bisa di pertanggung jawabkan, dimana domisili, baru dilakukan verifikasi dokumen, dan kalau sudah valid bisa dilakukan pernikahan,” jelasnya.

Bagi masyarakat yang melakukan nikah dengan cara Simkah juga akan langsung dapat Kartu Keluarga (KK), karena program Simkah juga bekerjasama dengan kantor Kependudukan dan Catatan Sipil.

Masyarakat yang hendak menikah di KUA gratis, sementara di luar KUA ada di kenakan tarif sebesar Rp 600 ribu yang langsung di setorkan ke Bank, dan di nikahkan oleh penghulu fungsional dari Kemenag Tala.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook