TOKOH

Sosok Pemikir Kritis Itu Berpulang Selamanya

INFOTANAHLAUT.COM-Innalilahi wa innalillahi rojiun,H.Nurtumai Irian Bari,S.sos,MM seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang di kenal kritis berpikir itu menghadap sang Kahliq. Informasi di himpun,serangan penyakit stroke yang ia alami saat akan di gelarnya apel gabungan ASN di halaman kantor bupati Tala pada hari Senin (17/09/2018) kemarin,sungguh mengejutkan segenap ASN di lingkup Pemkab Tanah Laut.
Almarhum yang seketika terjatuh saat akan di gelarnya apel gabungan membuat segenap ASN lain mengevakuasinya ke rumah sakit H.Beojasin,namun lantaran stroke yang di alami maka almarhum pun di rujuk ke rumah sakit Ciputra Banjarmasin. Derita stroke yang ia alami hingga pada akhirnya Allah SWT pun memanggilnya pada Selasa malam (18/09/2018) pukul 22.30 wita kemarin di Ciputra Hospital Banjarmasin.
Dirumah duka Jalan Kakaktua nomor 30 Komplek Gagas Permai sejumlah ASN nampak melawat sebelum almarhum di makamkan di pemakaman Muslimin Pelaihari,Rabu (19/09/2018).
Almarhum kelahiran 21 April 1963 di Kotabaru ini telah banyak malang melintang menjabat sejumlah jabatan di dinas Kabupaten Tanah Laut,dan pangkat terakhir Pembina Utama Muda (IV/c) dengan jabatan terakhirnya sebagai Asisten bidang administrasi umum pada Sekretrariat Daerah (II/B). Jabatan lain yang pernah di duduki almarhum di antaranya kabid kebersihan dan keindahan kota pada Dinas Pemukiman dan Prasarana, kabag Pembangunan Daerah Setda Tala, Camat Batu Ampar,kepala kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi, kabag Tata Usaha dan Keuangan Setda Tala dan almarhum juga pernah menduduki Plt kepala Bappeda Tala.
Beberapa waktu lalu saat almarhum menjabat kepala Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi merupakan titik klimak yang di haruskan pengerjaan rehab total gedung perpustakaan harus selesai sebelum habis waktunya. Dengan kerja keras siang malam almarhum berusaha seoptimal mungkin agar rehab gedung Perpustakaan dapat tuntas sebelum habis masa pengerjaan proyek rehab.
Hasilnya,sebuah kebanggaan tersendiri bagi almarhum manakala pengerjaan rehab gedung Perpustakaan dapat selesai sebelum waktunya,disamping itu menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Tanah Laut karena gedung Perpustakaan menjadi gedung yang termegah se Kabupaten di Kalsel dan di resmikan bupati Tala kala itu H.Bambang Alamsyah.
“Prinsipnya Iqro (baca),maka kita akan mendapat ilmu,”kata almarhum kala itu.
Kalimat Iqro huruf Arab berkuran besar pun terpasang di depan gedung Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi dan hal itu merupakan ide dari almarhum.
Tidak cukup sampai di situ,saat menjabat Plt kepala Bappeda Tala,dan berbincang bersama Infotanahlaut.com banyak ide dan inovasi almarhum yang di sampaikan salah satu yang kini mungkin belum sempat di jalankan dan menjadi obsesi almarhum adalah membangun sebuah bundaran ukuran besar di Jalan A.Yani, tepatnya di depan pintu masuk menuju Desa Ujung Batu Kecamatan Pelaihari.
Bangunan bundaran besar yang menjadi obsesi almarhum adalah dengan konsep seperti bundaran besar di Banjarbaru, karena itulah merupakan identitas sebuah kota,namun obsesi tersebut yang kini belum terlaksana.
Almarhum meninggalkan isteri Alfirial, SH, MH dan 5 orang anak yakni Ririen Prasetya Nur (30),Arief Rahman Hakim (25), Nur Mahya Salima Tumai (8),Nur Khadizah Alya,MT (7) dan Nur Aisyah Tumai (5).
Selamat jalan,semoga amal kebaikanmu di terima Allah SWT.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
2
100%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook