PUBLIK

Spam IKK Beroperasi

INFOTANAHLAUT.COM-Bupati Tanah Laut Bambang Alamsyah,Senin (23/1) meresmikan keberadaan
Sistem Penyediaan Air Minum Ibukota Kecamatan (SPAM IKK) yang telah selesai di bangun di Desa Ambungan Kecamatan Pelaihari.
Proyek penyediaan air bersih bagi masyarakat ini memiliki kapasitas sebesar 30 liter per detik, dimana sumber air bakunya di ambil dari danau milik PTPN 13.
Bupati Tanah Laut Bambang Alamsyah usai meresmikan Spam IKK kepada wartawan mengatakan bahwa yang utama tujuan di bangunnya Spam IKK ini adalah untuk memberikan pelayanan air bersih bagi warga Kecamatan Pelaihari.
“Tentunya pada jangka panjang pasti punya perencanaan pengembangan-pengembangan, apabila nanti kebutuhan air minum di masyarakat, saya kira PDAM sudah bisa memikirkan aspek bisnis lain,seperti mengelola air minum kemasan, tapi yang jelsa prioritas utama adalah kebutuhan air minum sudah bisa di penuhi,” katanya.
Saat ini keberadaan PDAM masih ketergantungan dengan PemkabTanah Laut. Untuk hal ini bupati pun menjelaskan, bahwa belajar dari PDAM di daerah lainnya yang telah berhasil dan bahkan menjadi sektor pendapatan, maka berangkat dari situlah dapat di ambil mana yang bisa di aplikasikan di Kabupaten Tanah Laut salah satunya harus memperkuat infrastruktur, karena tidak mungkin tanpa infrastruktur yang kuat yang belum bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat harus mandiri dan bisa memberikan pemasukan bagi daerah. Untuk itu Pemkab Tanah Laut dalam jangka kedepan tetap memberi dukungan ke PDAM.
” kita juga berikan waktu ke manajemen PDAM untuk segera berbenah, tidak bisa terus terusan bergantung ke Pemkab, saya juga mentuntut ke manajemen untuk lebih profesional, baik itu menyangkut masalah kedisiplinan, penguasaan apa lagi bangunan yang ada ini di kendalikan dengan sistem digital, maka di butuhkan SDM yang bisa meimbangi tehnologi tersebut dari internal PDAM,” ungkap Bupati.
Di Kalsel sendiri tidak semua yang menggunakan teknologi digital seperti Spam IKK Pelaihari ini, maka dari itu SDM nya juga harus mengerti.
Sementara sebagai wujud kepedulian PDAM maka di berikan pemasangan jaringan baru sebanyak 50 kepala keluarga di Kecamatan Pelaihari.
Bupati sendiri meminta kepada manajemen PDAM untuk bisa menerapkan sampai ke kecamatan, dan pemasangan jaringan baru ini bupati menekankan hanya kepada masyarakat yang benar-benar tidak mampu, dan bukan masyarakat yang sudah berstatus PNS.
Ditempat yang sama Sugeng Haryono kepala bidang umum dan keuangan Distrik Kalselteng PTPN 13 selaku perusahaan perkebunan kelapa sawit yang memiliki danau untuk bahan baku PDAM mengatakan, secara tehnis ketika dulu masih berdiri pabrik gula di tahun 1985 itu untuk kebutuhan 3000 KK dan saat sekarang karyawan untuk kelapa sawit ada 500 KK dan secara logika pasti mencukupi.
“Namun kami perlu dukungan pula dari Pemkab Tanah Laut untuk dilakukan pengerukan terhadap danau tersebut, karena sudah selama 20 tahun adanya danau tersebut belum pernah dilakukan pengerukan, karena jika di keruk maka volume airnya pasti akan bertambah, disamping itu perlu juga kiranya Pemkab melakukan penataan terhadap keramba-keramba ikan yang ada di danau, dan kebutuhan air bagi PTPN 13 sendiri dalam perharinya sebanyak 45 liter perdetik, sehingga di pastikan air baku danau sangat mencukupi pula untuk PDAM,” katanya.
Keberadaan danau PTPN 13 sendiri pernah bertahan dan tidak mengalami kekeringan pada saat kemarau di tahun 2015 selama 8 bulan.
Saat ini pelanggan PDAM di wilayah Kecamatan Pelaihari ada sebanyak 3000 sambungan dan PDAM dengan adanya Span IKK yang baru ini menargetkan ada sebanyak 1500 sampai 2000 sambungan baru.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook