PERPAJAKAN

Sudah Tau Kalo Tarif Pajak UMKM Turun?

INFOTANAHLAUT.COM- Ada kabar gembira bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Pada tanggal 22 Juni 2018, Presiden Joko Widodo secara resmi meluncurkan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018. Peraturan Pemerintah ini menggantikan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2018 atau yang biasa kita kenal dengan PP 46. Setelah resmi diluncurkan, pemerintah memberikan sosialisasi kepada para pelaku UMKM di Pulau Dewata Bali sehari setelahnya.
KP2KP Pelaihari juga tidak ingin ketinggalan, kemarin (10/07) melalui Radio Tuntung Pandang 102.3 FM Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 telah mengudara di langit tuntung pandang dengan narasumber Basyar dan Wira yang merupakan pegawai KP2KP Pelaihari. Ada hal yang sangat mendasar yang perlu kita ketahui bersama bahwa PP 23 Tahun 2018 ini menurunkan tarif pajak UMKM yang dulu sebesar 1% menjadi 0.5%. Tentu ini adalah kabar gembira bagi para pelaku usaha.
“Secara garis besar, peraturan ini mengatur penurunan tarif pajak UMKM yang semula 1% menjadi 0.5% dari Peredaran Bruto atau Omzet. Siapa saja yang boleh dan tidak boleh menggunakan tarif ini. Penghasilan yang boleh dan tidak boleh dikenakan tarif 0.5%, jangka waktu penggunaan tarif serta peraturan tambahan yang tidak ada dalam peraturan terdahulu.” Kata Wira. “PP 23 Tahun 2018 ini sendiri mulai berlaku mulai tanggal 1 Juli 2018 atau masa pajak juli 2018.” Tambah Basyar.
Peraturan Pemerintah ini disahkan dalam rangka mendorong peran serta masyarakat dalam kegiatan ekonomi yang nantinya akan memberikan kesempatan kepada warga Negara untuk lebih berkontribusi pada Negara Indonesia tercinta ini. Selain itu, PP 23 Tahun 2018 juga diharapkan dapat memberi keadilan pada masyarakat yang juga diharapkan dapat memberikan kemudahan masyarakat dalam menjalankan hak dan kewajiban perpajakannya.

1
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook