PEMKAB TALA

Sukamta Berharap Dukungan Kementerian Kelola Reklamasi Tambang

INFOTANAHLAUT.COM-Sebagai satu-satunya kabupaten di Kalsel yang mendapat program SIKOMANDAN (Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negara),dimana Kabupaten Tanah Laut akan mendapatkan sapi sebanyak 45.000 ekor dari APBN,maka kelak kabupaten paling selatan di Kalsel ini bakal menopang kebutuhan sapi pada ibukota negara yang baru.
Sejalan dengan itu,Bupati Tala H Sukamta,Selasa (4/2) usai melaksanakan Teleconfrence bersama Menteri Pertanian RI Yasin Limpo di areal perkebunan jagung Desa Tajau Pecah Kecamatan Batu Ampar bersama Balai Pembibitan Pertanian (BPP) Provinsi Kalsel,Kadistanholbun, Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan,Camat Batu Ampar,Kades Tajau Pecah dan warga setempat mengatakan,seiring dengan adanya ibukota negara yang baru maka hal itu peluang besar dalam mewujudkan daerah sentra daging.
“Meminta dukungan ke Kementerian terkait untuk memanfaatkan sisa reklamasi pasca tambang-tambang batu bara untuk di jadikan pengembangan ternak sapi,agar Menteri Pertanian bisa mengkomunikasikan dengan Menteri Lingkungan Hidup,karena dengan sistem pengelolaan ternak dengam pola rumah tangga sangat kecil,itu makanya harus dalam skala besar yakni memanfaatkan reklamasi tambang tadi,”papar Sukamta.
Lebih lanjut di katakan Sukamta,terkait teleconfrence bersama Menteri Pertanian tersebut,maka Kabupaten Tanah Laut berkontribusi dalam pertanian utamananya komoditi jagung,padi serta ternak yang pada akhirnya harus pula di maksimalkan untuk pertumbuhan pertanian di Indonesia secara meluas.
Menurtunya,seperti halnya jagung sampai pada bulan ini sudah lebih dari 20.000 hektar jagung di tanam,sehingga di yakini panen jagung akan melebihi dari tahun-tahun sebelumnya. Kemudian juga padi sampai pada bulan ini sudah di tanam seluas 25.000 hektar yang melebihi luas tanam dari tahun sebelumnya. Selanjutnya juga akan di kejar dari sisi produktivitas,kalau padi rata-rata masih sebesar 5,1 ton,jagung 7 ton,maka harus di kejar lagi produksinya
Dalam teleconfrence bersama Menteri Pertanian tersebut juga terkoneksi dengan 5 provinsi lainnya yakni Sumut,Jabar,Jatim,Sulsel,serta Sultra,dan dalam teleconfrence juga sekaligus di lounching program KOSTRATANI (Komando Strategi Pembangunan Pertanian Dikecamatan) oleh Menteri Pertanian RI. Provinsi Jabar menyajikan sub sektor tanaman pangan dan kopi.
Provinsi Jatim sub sektor ternak, provinsi Kalsel sub sektor jagung, provinsi Sulsel sub sektor kedelai dan provinsi Sultra sub sektor perkebunan.Tung

3
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook