PUBLIK

Sukamta Enggan Ganti Meubeler Rumdin

INFOTANAHLAUT.COM- Seiring dengan akan berakhirnya jabatan bupati Tala Bambang Alamsyah dan wakil bupati Tala H.Sukamta,maka selanjutnya pucuk pimpinan di Kabupaten Tanah Laut akan di teruskan oleh H.Sukamta sebagai bupati Tala dan wakilnya Abdi Rahman periode tahun 2018 sampai 2023 yang menang dalam Pilkada serentak 2018.
Kebiasaan lazimnya,saat terjadi pergantian pimpinan daerah edentik di barengi pula dengan pergantian sarana berupa mobil dinas (mobdin) maupun meubeler dan perabotan rumah tangga di kediaman bupati sebagai rumah dinas pejabat bupati dan wakil bupati.
Soal mobil dinas terang Sukamta,Kamis (19/07/2018) usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Tala mengatakan soal mobil dinas itu memang biasa untuk menjadi kenang-kenangan pejabat yang lama tapi tidak di berikan,karena akan ada di uji oleh tim panitia khusus guna penentuan harganya untuk selanjutnya di bayarkan ke Pemerimtah Daerah.
“Hal itu berproses saja sebagai kenang-kenangan setelah 5 tahun mengabdi,dan merupakan hal yang wajar saja,dan harga mobil dinas juga wajar sesuai harga pasar yang tetap akan di tafsir serta berapa persen yang harus di bayarkan,”kata Sukamta.
Sementara menyangkut perabotan rumah tangga dan meubeler di rumah dinas bupati,Sukamta enggan untuk dilakukan pergantian yang baru,karena kondisinya masih bagus. Beda dengan mobil jika sudah di pakai selama 5 tahun jelas terjadi penyusutan yang luar biasa,ucapnya.
“istilahnya mendum mobil dinas saja,khususnya mobil Honda CRV warna hitam yang setia menemani dari awal menjabat sebagai wakil bupati,karena nantinua juga ada proses lelang untuk mobil dinas bupati dan wakil bupati,”katanya pula.
Mengenai pergantian aset pejabat daerah seperti di level gubernur hingga sampai bupati/walikota dan wakil walikota pun ada aturan mainnya,akan tetapi jika mantan bupati ingin membeli kendaraan dinas sebagai kenang-kenangan tentu setuju saja dan di benarkan secara aturan perundang-undangan.
Aturan di maksud,tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) RI nomor 19 tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD). Tersirat dalam paragfraf kelima tentang tata cara penjualan kendaraan perorangan dinas kepada pejabat negara,mantan pejabat,dan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di dalam pasal 358 kendaraan perorangan dinas yang dapat di jual tanpa melalui lelang telah berusia 4 tahun kepada pejabat negara dan mantan pejabat negara sudah tidak di gunakan lagi untuk pelaksanaan dinas. Sementara untuk pegawai ASN telah berusia paling singkat 5 tahun.
Sementara di pasal 360, pejabat negara yang dapat membeli kendaraan perorangan dinas tanpa melalui lelang,masa kerja atau masa pengabdian selama 4 tahun atau lebih secara berturut-turut dan tidak sedang atau tidak pernah di tuntut tindak pidana penjara paling singkat 5 tahun.
Kemudian di jabarkan pula di pasal 365 huruf a kendaraan dengan umur 4 tahun sampai dengan 7 tahun harga jualnya adalah 40 persen dari nilai wajar kendaraan. Pada huruf b kendaraan dengan umur lebih dari 7 tahun harga jualnya adalah 20 persen dari nilai wajar kendaraan.
Untuk di ketahui bahwa mobil dinas mantan bupati Tala Bambang Alamsyah yakni Trail Blazer Chevrolet dobel gardan buatan tahun 2014 warna hitam, dan sedan Toyota Camry warna hitam buatan tahun 2015. Sementara untuk mobil dinas mantan wakilnya H.Sukamta yakni Sedan Toyota Altis warna putih buatan tahun 2014 serta Honda CRV warna hitam buatan tahun 2013,dimana kesemua mobdin tersebut menggunakan sistem matic.Tung

1
33%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
2
66%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook