PEMKAB TALA

Sukamta Terpaksa Beri Hukuman Kadis Non Job

INFOTANAHLAUT.COM-Setelah di tunggu-tunggu oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap perombakan kabinet, akhirnya rombak kabinet pun dilakukan kali pertama di era kepemimpinan bupati Tala H.Sukamta dan wakilnya Abdi Rahman sebagai bupati terpilih yang mengalahkan lawan calon bupati lainnya Bambang Alamsyah dan pasangannya Ahmad Nizar di Pilkakda 2018 lalu.
Pada mutasi jabatan eselon 2, tindakan tegas di ambil bupati Tala H.Sukamta dan wakil bupati Tala Abdi Rahman kepada salah satu ASN eselon 2 yang semula menjabat kepala dinas, yakni M.Noor dengan jabatan kepala Dinas Kepemudaan Dan Olahraga (Dispora), dimana ia harus non job dan di tempatkan sebagai staf di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tala.
Jum’at (23/3/2019) di gedung Balairung Tuntung Pandang, bupati Tala yang di saksikan wakil bupati Tala, undangan dari kepala SKPD lainnya serta Forkopimda menyaksikan pengambilan sumpah dan janji Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP).
Terkait di non jobkannya kadispora, bupati Tala usai mengambil sumpah jabatan dalam keterangan persnya mengungkapkan, karena memang ada masalah yang sangat serius dan dengan berat hati bersama wakil bupati harus memfungsionalkan.
“Ada masalah-masalah yang secara kedinasan sangat serius, dan apa itu persoalannya jelas tidak bisa di sampaikan di sini, dan hal ini sekaligus sebagai peringatan bagi SKPD yang lain, tolong bekerja dengan baik, pelajari aturan-aturan, bangun kerjasama di lingkungan SKPD nya, komunikasi, koordinasi dengan SKPD lain yang baik, bangun loyalitas yang baik dengan pimpinan, sehingga dalam menjalankan tugas tidak memunculkan masalah-masalah baru, kerjaan itu yang membawa manfaat besar bagi masyarakat,”ucap bupati Tala.
Namun sayangnya pejabat yang di non jobkan tersebut tidak hadir di acara.
Bupati Tala menambahkan, sumpah jabatan bukan ceremoni belaka karena sumpah di ucapkan di atas kitab suci al’quran. Sumpah di ucapkan tidak dengan bupati dan wakil bupati tetapi dengan Allah SWT, yang pasti akan di mintai pertanggung jawaban. Jadikan sumpah sebagai petunjuk, pedoman, petunjuk dan amanah.
Lebih lanjut bupati Tala mengungkapkan, bada bulan Juni mendatang akan dilakukan evaluasi terhadap E Rapot SKPD untuk semester pertama, maka harus segera kejar target. Jika tidak mencapai target atau terendah, maka akan di beri bendera hitam. Kepada pada 11 orang PPTP yang di percaya sebagai seorang pemimpin, maka mengetahui sudah tanggung jawab. Mereka di ingatkan pemimpin apa yang menjadi harapan rakyat.
Keberadaan pejabat sebagai salah satu pendukung visi misi bupati. Bupati Tala menaruh harapan besar dengan melakukan analisa sehingga ada solusi cerdas dalam mengatasi masalah. Bupati Tala juga meminta untuk bangun budaya malu, dalam tugas tidak ada kemajuan dari tahun ke tahun atau itu-itu saja, atau tidak memberi mafaat yang besar bagi masyarakat.
Selama ini, bupati Tala diam-diam mencermati selama 6 bulan, dan perlu ada penyegaran (tour of duty) agar ada gairah baru dalam mengemban tugas. Akselarasi dan inovasi juga menjadi harapan agar bisa membawa kemajuan daerah.
Pada pengisian jabatan eselon 2 yang kosong dan pertama kali di era kepemimpinan bupati Tala H.Sukamta dan wabup Abdi Rahman, di tegaskan bupati Tala tidak ada urusannya dengan politik masa lalu saat Pilkada.
Sementara komposisi personal pengisian jabatan eselon 2 yang kosong yakni Rudi Ismanto yang semula menjabat kepala Sat Pol PP dan Damkar bergeser menjadi Kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), dan jabatan Kepala Sat Pol PP dan Damkar kosong.
Safarin semula menjabat asisten bidang kemasyarakatan dan SDM menjabat sebagai asisten bidang umum Setda Tala.
Husien Irianta semula menjabat kepala Badan Kepegawaian Pengembangan SDM menjabat sebagai staf ahli bidang kemasyarakatan dan SDM pada Setda Tala. Hairul Rizal semula menjabat kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menjabat sebagai kepala BKP SDM dan jabatan kepala Perpustakaan dan Kearsipan pun kosong.
Sutrisno yang semula menjabat staf ahli bidang hukum, pemerintahan dan politik menjabat sebagai kepala Inspektorat dan ia di gantikan oleh Riadi yang semula menjabat sebagai kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman Dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) dan jabatan kepala DPRKPLH pun sementara kosong.
Wiyanto semula menjabat kepala Dinas Sosial bergeser sebagai kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), dan Dinas Sosial di jabat Ir.Nor Hidayat yang semula asisten bidang ekonomi pembangunan dan Kesra. Ahmad Khairin semula kepala Dinas Pariwisata menjabat sebagai asisten bidang ekonomi pembangunan dan kesra dan jabatan kadis Pariwisata sementara kosong. Kadis Kepemudaan dan Olahraga di isi Lufiaty Uyun yang semula menjabat kepala DP2KBP3A pasca di non jobkannya M.Noor. M.Noor sendiri masih mendapatkan jabatan yakni sebagai Analais Pengaduan Masyarakat di Badan Kesbangpol Tala.
Rafiki Effendi menjabat sebagai kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbabgpol), yang semula menjabat sebagai kepala dinas Koperasi Usaha Kecil dan Perdagangan, dan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Perdagangan pun sementara kosong.
Kekosongan jabatan lain juga belum di isi oleh PPTP yakni Bappeda dan Dinas Kesehatan, sementara waktu masih di isi pejabat berstatus Plt.Tung

10
62%
like
1
6%
love
1
6%
haha
2
12%
wow
0
0%
sad
2
12%
angry

Komentar Facebook