POLITIK

Sukamta Usung Pertanian Dan Pariwisata, Bambang Kejar Kesehatan

INFOTANAHLAUT.COM- Kamis, (26/4) gedung DPRD Tanah Laut di penuhi sejumlah aparat dari Polres Tala yang di lengkapi dengan 1 unit water canyon, dan mobil anti huru hara, berikut pasukan anti huru hara, karena pada hari itu dua pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Tala periode 2018-2023 tengah menyampaikan visi dan misi mereka.
Pengamanan ekstra ketat di acara penyampaian visi dan misi kedua paslon di berlakukan, bahkan dengan menggunakan metal detector setiap undangan tidak luput dari pemeriksaan, di tambah pula dengan pengamanan dari anjing pelacak milik Polda Kalsel.
Sebelum menuju gedung utama DPRD Tala, kedua paslon transit di ruang DPRD Tala bersama sejumlah forkopimda, sekretaris daerah (Sekda) Tala dan penjabat bupati Tala Ahcmad Sofiyani.
Pihak DPRD Tala sendiri menyediakan kursi tambahan di bagian teras gedung plus televise ukuran besar bagi undangan lainnya yang mungkin tidak cukup di dalam ruang induk DPRD.
Dalam agenda rapat paripurna DPRD dengan mendengarkan visi dan misi paslon bupati dan paslon wakil bupati Tala yang di pimpin Plt Ketua DPRD Tala Khairil Anwar, turut di hadiri segenap anggota DPRD lainnya, termasuk para pendukung kedua paslon dan pimpinan parpol pendukung masing-masing, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, agama, KPU, Panwaslu, kepala SKPD, Camat, kepala desa dan masyarakat.
Masing-masing paslon di berikan waktu selama 30 menit untuk menyampaikan visi dan misi mereka.
Paslon nomor 1 H Sukamta dan Abdi Rahman yang mengenakan pakaian serba putih dan celana hitam plus peci hitam ini dalam visi misi mereka lebih mengedepankan pada sektor pertanian dan kepariwisataan, karena dua sektor tersebut yang di yakni memiliki potensi yang besar di Kabupaten Tanah Laut.
Latar belakang (internal), adanya trend penurunan APBD 2018 Rp 1.497 miliar dan 2019 di perkirakan Rp 1.355 miliar. Kemudian berpindahnya kewenangan tentang pertambangan ke Pemprov Kalsel jelas mengurangi pendapatan daerah. Kemudian juga Indek Pembangunan Manusia (IPM) 2014 sebesar 66.50, 2015 sebesar 66,99, dan 2016 sebesar 67,56 sehingga harus di tingkatkan kembali. Di lanjutkan dengan angka usia harapan hidup yang tinggi memerlukan perhatian untuk para lansia, dimana 2014 sebesar 68,22, 2015 sebesar 68,62, dan 2016 sebesar 68,76, dan pemenuhan pembiayaan tentang pendidikan yang di amanatkan oleh UU yang harus di penuhi. Pembanguna kesehatan masyarakat yang harus di perhatikan baik itu infrastruktur, petani, nelayan, UKM, Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Kemudian Perda nomor 11 tahun 2005-2025 yang harus di acu. Pertumbuhan ekonomi Tanah Laut 2014 tumbuh 3,19 persen, 2015 tumbuh 2,87 persen, 2016 tumbuh 3,28 persen, dan pada Icremental Capital Out Ratio (ICOR) yang relative tinggi 2014 sebesar 6,19, 2015 sebesar 7,01 dan 2016 sebesar 6,2.
“kami menilai sektor pertanian dan kepariwisataan mempunyai potensi besar yang harus di munculkan, semoga kedepan DPRD Tala bisa menyetujui kedua potensi tersebut, selain itu clean government adalah kata kunci untuk datangnya investasi , dan untuk meningkatkan kepercayaan rakyat kepada pemerintah. Visi dan misi ini tidak muncul dengan sendirinya, oleh karena itu itu muncul dari berbagai faktor yang muncul di masyarakat. Namun hanya ada satu yang pasti yakni perubahan itu sendiri,kata cabup Sukamta yang di sambut aplaus pendukungnya.
Visi dari paslon nomor 1 ini sendiri terangkum dalam Berkarya, Berinovasi, Tertata, Religius, Aktual, Sinergi. Ada 5 misi dan 5 strategi yang telah tersusun.
Sementara bagi paslon nomor 2 Bambang Alamsyah dan Ahmah Nizar yang mengenakan pakaian Batik warna merah dan hitam plus peci hitam, dalam visi misi mereka lebih condong mengejar pelayanan kesehatan yang harus di rasakan masyarakat di Kabupaten Tanah Laut dengan optimal.
“maka dari itulah, sektor kesehatan yang kami kejar salah satunya dengan konsentrasi kepada pembangunan rumas sakit H.Boejasin tipe B yang tengah berjalan pembangunannya, maka kelak jika sudah beroperasi maka akan dapat pula melayanai masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru, karena memang menjadi rumah sakit rujukan,”kata cabup Bambang.
Selain itu pada prioritas lainnya yakni rehabilitasi jalan yang imbasnya akan menyentuh masyarakat sektor produksi dan investasi. Kemudian sarana dan prasarana air bersih dan fasilitas lain pembangunan pelabuhan.
Di akhir pidatonya Bambang mengatakan, jika kita bicara kesejahteraan maka hal itu harus di tembus langsung, kalau di hadapan rakyat berbicara statistik atau angka maka itu menjadi kewajiban untuk melaksanakan, saya yakin ASN di Tala ini punya kemauan yang kuat untuk membangun daerah ini, dan perubahan itu memang penting tapi tidak harus mengganti, karena kami mengambil take line Nyata Bekerja,” ucap Bambang yang di sambut aplaus para pendukungnya.
Usai menyampaikan visi misi, kedua paslon pun saling akrab jabat tangan serta peluk cium.
Sementara dalam kesempatan konfrensi pers. Paslon H Sukamta dan Abdi Rahman di hadapan awak media mengatakan, visi misa yang di sampaikan hanya pada bagian kulit-kulitny saja, karena nanti secara detail semua yang masuk dalam item visi misi di kupas semua.
Hal senada juga di utarakan paslon Bambang Alamsyah dan Ahmad Nizar bahwa semua sudah jelas, ada dua contoh yang sudah di sampaikan tadi yakni membangun sistem kesehatan dan kawasan industri, dimana kelak industri ini selesai maka akan menjadi sumber pendapatan bagi daerah, karena jika selama ini tergantung dengan pertambangan batu bara sudah tidak bisa lagi mendongkrak pendapatan, maka inilah sektor penggantinya berupa industri atau sektor jasa.
Seperi mana di ketahui paslon nomor 1 H Sukamta dan Abdi Rahman di dukung 3 parpol yakni Gerindra, PKS dan PKPI. Sementara paslon nomor 2 Bambang Alamsyah dan Ahmad Nizar di dukung 8 parpol yakni PDIP, Nasdem, Golkar, PPP, PKB, Demokrat, Hanura, dan PAN.
Agenda selanjutnya pasca penyampaian visi dan misi kedua paslon akan di teruskan dengan debat kandidat yang di jadwalkan pada tanggal 5 Mei 2018 mendatang di gedung Balairung Tuntung Pandang Berseri Pelaihari.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook