RELIGI

Tajau Pecah, Didaulat Paling Rukun Soal Kehidupan Beragama

INFOTANAHLAUT.COM- Kerukunan, sebuah hal yang sangat penting di antara umat yang berbeda agama, karena dan hal itu sebagai pondasi yang kuat untuk maju dan berkembanganya pembangunan suatu daerah. Bagi Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) provinsi Kalsel dan FKUB Kabupaten Tanah Laut yang memotori kegiatan Kemah Bhakti Pemuda Lintas Iman Dan Sarasehan Antar Tokoh Agama, Jum’at (25/8) kemarin di Desa Tajau Pecah Kecamatan Batu Ampar merupakan sebuah kegiatan yang menggambarkan betapa rukunnya kehidupan antar umat beragama di desa tersebut.
Di Desa Tajau Pecah sendiri terdapat beragam kebudayaan masyarakatnya, baik itu suku Jawa,Bali dan Banjar semua membaur dalam sebuah ikatan persaudaraan tanpa merasa ada jurang pemisah karena keyakinan agama masing-masing, dan di desa ini telah tercipta toleransi yang sangat tinggi ketika masing-masing pemeluk agama menjalankan ibadah atau merayakan hari kebesaran agama yang di anut.
Sejalan dengan itulah kepala Bappeda Tala H.Ahmad Nizar yang membuka kegiatan kemah bhakti dan sarasehan antat tokoh agama mengajak kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Tanah Laut jika ingin tahu soal kerukunan antar umat beragama, maka di Desa Tajau Pecahlah tempatnya.
Lebih lanjut Nizar mengatakan, Pemkab Tanah Laut memberikan apresiasi kepada FKUB, karena pertemuan merupakan sebuah moment untuk saling berinteraksi dan berdialog antar pemeluk agama, maka menjadi harapan akan ada nilai tambah dari kerukunan ini, dan orang luar pasti akan belajar ke Desa Tajau Pecah soal kerukunan kehidupan umat beragama.
“hambatan pembangunan daerah tidak semata hanya karena dari luar, tapi justru dari dalam sendiri seperti adanya ketidak rukunan antar agama di daerah sendiri, maka dari itulah pertemuan harus menghilangkan sudut pandang yang berbeda, dan jangan sampai ada masah Ras di Tanah Laut, tetap dalam ke Bhineka Tunggal Ikaan,” ungkapnya.
Pelaksanaan kemah bhakti ini berlangsung selama 3 hari yang di ikuti peserta inti sebanyak 30 orang, 10 orang dari provinsi Kalsel, 5 orang dari kabupaten, dan 15 orang dari pemuda Desa Tajau Pecah sebagai desa binaan FKUB.
Dalam kegiatan kemah bhakti beberapa kegiatan dilakukan yakni diskusi kelompok, penanaman pohon, aksi kebersihan tempat ibadah, donor darah dan lain sebagainya. Sementara para nara sumbernya dari kepala daerah, akademisi, pengurus FKUB provinsi dan kabupaten, serta tokoh agama.
Pembukaan kemah bhakti juga di hadiri pengurus Mumammadiyah Tala, ketua FKUB Kalsel Mirhan, Kemenag Tala, KNPI Tala, tokoh agama atau pemuka agama, TNI AD , Polri, Kades Tajau Pecahserta masyarakat setempat.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook