SENI & OLAHRAGA

Tak Ada Potong Bonus Atlet, Tapi Potong Pajak

INFOTANAHLAUT.COM- Para atlet yang telah menerima bonus atas pretasi mereka dalam berbagai event olahraga, baik di tingkat lokal maupun nasional belakangan resah, pasalnya saat mereka telah menerima bonus dari Pemkab Tanah Laut melalui Dinas Kepemudaah dan Olahrag (Dispora) Tala selaku leading sektornya mengeluhkan adanya pemotongan dari bonus yang di terima.
Salah satu cabang olahraga menyebutkan, pemotongan bonus yang di terima sebesar 25 persen dari total uang yang di terima. Jelaslah hal ini membuat ketidak nyamanan atlet yang telah mengucurkan kemampuannya guna meraih juara, kalau pada akhirnya bonus yang mereka dapat di potong.
Atas kondisi ini, kepala bidang (Kabid) Olahraga Rudi Imtihansyah pada Dispora Tala, Rabu (7/2) menjelaskan, tidak ada pemotongan sampai 25 persen, namun yang ada pemotongan pajak sebesar 6 persen, itupun yang memotong dari pihak bank, sementara Dispora hanya memberikan data.
“pembagian ke masing-masing individu atlet pun tidak dalam bentuk uang cash, melainkan di transfer ke rekening pribadi atlet,” jelasnya.
Ia mencontohkan, seperti halnay cabor sepak bola ada sebesar Rp125 juta, di potong pajak 6 persen, jadi yang di transfer ke rekening sebesar Rp 117.500.000 itupun di bagi lagi sebanyk 18 orang, sehingga masing-masing menerima sebesar Rp 6,5 juta. Dan pajak 6 persen tersebut berlaku untuk semua cabor.
Pada pengalaman terdahulu tambah Rudi, sebelum adanya system transfer uang memang di bagikan cash kepada ketua cabor masing-masing, namun diakui ada saja aduan dari atlet kalau uang tidak sampai, maka hal itu menjadi temuan Inpektorat. Kendati demikian hal itu bukan tanggung jawab dari Dispora, dan Dispora sendiri berdasarkan data dari KONI.
Itu sebabnya dengan cara transfer adalah untuk menghindari hal-hal lain di luar potong pajak, supaya uang atlet bisa benar-benar sampai kepada yang bersangkutan.
“soal sampai atau tidaknya itu urusan ketua cabor dan atletnya, kalau itu pola dulu tanpa memakai cara transfer,” kata Rudi kembali menegaskan.
Tercatat, ada sebesar Rp 2.576.000.000 milliar bonus secara keselurunan yang telah di serahkan ke atlet, dengan rincian Rp 65.500.000 untuk Paralimpic Pelajar Daerah, kemudian Rp 12.500.000 untuk Pekan Paralimpic Pelajar Nasional yang mewakili Kalsel, dan Popnas sebesar Rp 45.000.000. Untuk Pekan Paralimpic Pelajar Nasiolan tersebut sifatnya hanya sebagai apresiasi saja atau penghargaan, meskipun tidak memperoleh medali dengan catatan asal orang dari Kabupaten Tanah Laut dengan besaran yang di terima sebesar Rp 5 juta.
Di tambah lagi pada Porprov sebesar Rp 2,4 millliar.
Menurut Rudi pula, di tahun 2018 ini melalui anggaran perubahan APBD Tala tengah di siapkan bonus bagi atlet Pekan Paralimpic Provinsi Kalsel khususnya bagi atlet yang cacat yang sudah ikut bertanding pada bulan Desember 2017 lalu.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook