PUBLIK

Tak Harus Ke Bengkel

INFOTANAHLAUT.COM-Ketika peralatan pemadam kebakaran mengalami kerusakan, maka para anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) di tuntut untuk bisa melakukan perbaikan sendiri terhadap sarana yang mengalami kerusakan, namun jika tingkat kerusakannya cukup parah maka tidak ada jalan lain kecuali ke bengkel.

Akan tetapi jika kerusakan peralatan pemadam masih dalam kategori kecil, maka anggota Damkar harus bisa mengatasinya agar supaya peralatan kembali berfungsi secara normal.

Seperti halnya perbaikan kecil yang dilakukan anggota Damkar yakni melakukan perbaikan terhadap “Gajah Merah” atau biasa mereka sebut dngan unit mobil pemadam tipe mobil truk yang kerap di pakai saat menaggulangi pemadaman api, kendati perbaikannya cukup kecil yakni perbaikan sirene pemadam, namun dampaknya cukup besar terutama saat berada di jalan raya.

Manfaatnya dari segi ekonomis jelaslah mengurangi anggaran perbaikan, karena dari mereka bisa melakukan perawatan (Maintenance) terhadap peralatan pemadam.

Salah seorang anggota Pemadam Kebakaran Edwin Sihol, Selasa (7/2) mengatakan, sejak bergabung dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) bulan Januari lalu memang di harus kembali merintis setelah pisah dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Namun hal tersebut tidak menjadi masalah, karena baik Damkar maupun Sat Pol PP sama-sama bekerja untuk publik di Tanah Laut,” ungkapnya.

Bicara soal tugas, utamanya menyangkut upaya pemadaman api kapan pun dan di manapun selama masih bisa di jangkau unit Damkar kami selalu siap, terkadang kami mendapat celaan dari masyarakat, namun hal itu justru menjadi cambuk bagi kami untuk terus berbenah dalam menjalanakan tugas, dan sesuai dengan prinsip kami ” Pantang Pulang Sebelum Padam”, lanjut pria muda ini.

Damkar Kabupaten Tanah Laut akan selalu siaga 1 x 24 jam dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat yang memerlukan bantuan. Masyarakat yang membutuhkan bantuan Damkar bisa menghubungi nomor telpon (0512) 21113.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook