PERISTIWA

Tambang Longsor Tewaskan Dua Pekerja Johnlin Baratama

INFOTANAHLAUT.COM-Rahmadi dan Eko warga yang berdimisli di Desa Pandan Sari menjadi korban akibat longsornya tambang batu bara perusahaan di kawasan PKB2B yakni PT. Arutmin Indonesia. Mereka di ketahui merupakan sopir truk Articulatid , karyawan dari mitra kerja PT Jhonlin Baratama yang berdomisili di Desa Pandan Sari Kecamatan Kintap.
Hal itu di benarkan kepala Desa Pandan Sari Syahmani jika dua nama itu berdomisili di wilayahnya. Untuk korban atas nama Rahmadi sudah di kebumikan di Desa Pandan Sari, sedangkan untuk nama Eko sudah di serahkan kepada pihak keluarga di Banjarbaru.
“Soal kejadiannya tidak tahu secara persis,”kata Syahmani, Selasa (1/1/2019) kemarin.
Peristiwa longsornya tanah areal pertambangan itu berada di Pit 16 di kawasan PKP2B PT Arutmin Indonesia Tambang Asam-Asam yang berlokasi di Desa Pandan Sari pada hari Senin (31/12/2018) lalu sekitar pukul 09.00 wita.
Informasi yang di himpun dan sempat beredar di medsos menyebutkan, peristiwa berawal saat Articulated truck nomor 92 dan 93 melintas di pit 16, akan tetapi secara tiba-tiba dinding High Wall (HW) mengalami kelongsoran, al hasil dua unit artic truk tersebut pun terseret hingga tertimbun material longsoran.
Di konfirmasi ke pihak Kepolisian melalui Kapolsek Kintap AKP Teguh Siswoyo, SIK belum dapat memberikan keterangan atas peristiwa tersebut, walau sebelumnya sudah di komunikasikan lewat Whatsapp.
Sementara hal senada juga belum mendapatkan informasi dari pihak PT Jhonlin Baratama,hingga sampai berita ini di turunkan. Aam dari pihak PT Jhonlin Baratama, saat di konfirmasi baik melalui telepon maupun pesan singkat juga belum berhasil mengeluarkan komentarnya.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
2
100%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook