PENDIDIKAN

Tata Kelola Pepustakaan Sekolah Masih Kacau

INFOTANAHLAUT.COM- Diakui, tata kelola perpustakaan di sekolah-sekolah masih carut marut. Terkadang kepala sekolah sendiri harus rangkap pekerjaan, kadang sebagai kepala sekolah, terkadang mengajar dan terkadang harus mengurusi perpustkaan sekolah. Pendek kata di sekolah masih sangat minim tenaga yang khusus menangani perpustakaannya.
Sejalan dengan itu, Dinas Perpustakaan dan Kerasipan Tanah Laut, Selasa (9/5) memberikan pelatihan kepada guru-guru sekolah se Kabupaten Tanah Laut di tingkat SD, MI, MTs dan Pondok-pondok pesantren untuk bagaimana mengelola sebuah perpustakaan di sekolahnya dengan baik dan benar.
Kabid Perpustakaan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sugeng mengatakan, intinya mengingkan bahwa lewat pelatihan pengelolaan perpustakaan sekolah ini bisa jauh lebih baik lagi.
“tidak semua pengelola perpustakaan di sekolah yang orang-orangnya mempunyai basic pustakawan, di sisi lain pihak sekolah rata-rata memiliki perpustakaan, lewat pelatihan untuk menambah khasanah wawasan mereka bagaimana menyelenggarakan dan mengelola perpustakaan di sekolah. Efeknya dengan pengelolaan yang baik, maka dapat merangsang kunjungan siswa ke perpustakaan,” katanya.
Sugeng menambahkan, sebenarnya pelatihan juga tidak semata hanya pada skop sekolah saja, melainkan kepada semua SKPD atau pihak swasta lainnya yang memiliki perpustakaan, karena memang hal demikian menjadi tupoksi dinas perpustakaan dan kearsipan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.
Sementara itu salah seorang peserta pelatihan Abdul Fatah dari SDN Negeri 2 Kebun Raya Kecamatan Kintap mengatakan pula, kendala yang di hadapi di sekolah yang sudah ada bangunan perpustakaan, buku-bukunya ada hanya saja untuk meubeler seperti rak-rak buku dan tempat baca siswa yang belum ada.
“Cuma di luar itu sebagai tindak lanjut jalanya perpustakaan, pihak sekolah dan komite sekolah mengusahakan sejenis warung-warung baca, dan berharap perlu adanya sinergi antara perpustakaan daerah dan dinas pendidikan untuk memenuhi keperluan-keperluan tersebut,”ucapnya.
Ia menambahan, untuk memanajemen perpustakaan di sekolah memang untuk tenaga untuk khususdi perpustakaan sekolah belum ada, sehingga pengelolaan belum maksimal, karena di samping guru kelas yang sedikit di minta untuk mengelola perpustakaan, pendek kata ilmunya belum ada.
Apa yang di dapat oleh Abdul Fatah lewat pelatihan ini menjadi tambahan ilmu dalam hal pengelolaan perpustakaan. Ia jadi lebih tahu bagaimana cata tata kelola buku, buku yang di terima harus di apakan.
Saat ini koleksi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tanah Laut ada sebanyak 12.000-an judul buku.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook