PEMERINTAHAN

Terkendala Dana, Bangun Jalan Pengurai Kemacetan Gagal

INFOTANAHLAUT.COM- Rencana Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan utamanya pada bidang Bina Marga untuk membuat jalan alternatif sebagai jalan untuk mengurai kemacetan lalu lintas pada momen-momen libur nasional, rupanya tahun ini belum bisa di kerjakan, mengingat adanya kendala dana daerah.
Kepala bidang Bida Marga Mirza Fazrina, pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Jum’at (5/1) pekan tadi mengatakan, memang kemacetan kendaraan terjadi biasanya di persimpangan Angsau atau simpang SPBU, karena di situ terjadi titik pertemuan antara 2 jalur yakni dari arah Pelaihari, Banjarmasin dan dari jalan KH Mansyur.
Ia menambahkan, dari konsep yang sudah dilakukan maka pada jalur baru atau jalan alternatif itu menjadi jalur keluar arus dari arah Pelaihari menuju Banjarmasin, namun di sayangkan juga bahwa konsep semua itu tidak bisa di kerjakan tahun ini, mungkin saja nanti di tahun 2019. Karena tidak semata hanya membangun jalan tapi juga butuh di buat sebuah jembatan dengan panjang yang menyamakan sebuah sungai antara perbatasan daerah Beramban dengan Desa Panggung berkisar 30 meter yang harus permanen, dan ancar-ancar anggaran hanya untuk membuat jembatan permanen tersebut berkisar Rp 7 milliar rupiah.
Kemacetan kendaraan yang terjadi pada saat pergantian tahun baru 2018 kemarin cukup memanjang, yakni dari tugu PKK samping kantor Polres Tala hingga sampai ke persimpangan Tugu Angsau. Kendati oleh Satlantas Polres Tala telah melakukan rekayasa jalur, namun kemacetan masih terlihat, bahkan selepas jalur tersebut juga terjadi kemacetan di jalur satu arah yakni di jalan lingkar gunung Kayangan.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook