KECELAKAAN

Terkurung Dalam Kamar Saat Api Berkobar

INFOTANAHLAUT.COM- Disaat warga tengah terlelap dalam suasana tidur, tiada yang menyangka musibah kebakaran terjadi di rumah Scohibi (65) yang tinggal bersama isterinya Rasuti (60) di Trans Plasma Rt 10 Desa Pulau Sari Kecamatan Tambang Ulang, dimana api membakar rumah Scohibi pada Jum’at (1/9) sekitar pukul 02.00 wita.
Scohibi bersama isterinya Rasuti di temukan di dalam kamar tidur mereka dan dalam posisi sedang tidur, dan sudah tidak bernyawa lagi saat bertepatan dengan parayaan lebaran Idul Adha 1438 H.
Informasi di himpun menyebutkan, saat kobaran api terjadi dan membakar rumah permanen itu, pasangan suami istri ini terjebak dalam kamar dalam posisi tidur, di duga lantaran api membakar bagian atap kamar, maka atap kamar pun runtuh dan menimpa keduanya yang berada di atas tilam, hingga akhirnya keduanya pun ikut terbakar.
Kebakaran yang terjadi di suasana pagi dini hari itu membuat warga sekitar pun tidak bisa berupaya untuk melakukan pemadaman api. Jarak rumah warga di lokasi kejadian memang sangat berjauhan, di samping saat kejadian tengah mengalami listrik padam sejak Kamis (31/8) kemarin dari pukul 15.00 wita dan listrik kembali menyala pada pukul 05.30 wita Jum’at (1/9).
Unit pemadam kebakaran dari Sat Pol PP dan Damkar yang tiba 1 jam ke lokasi kejadian berupaya memadamkan sisa-sisa kobaran api, maklum saja lantaran menuju lokasi cukup jauh, dan dari persimpangan Pulau Sari menuju TKP sendiri kurang lebih berjarak 2 km.
Sementara itu dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Laut yang tiba di lokasi kejadian tiba sekitar pukul 05.00 wita guna melakukan evakuasi korban bersama aparat Polsek Tambang Ulang. Proses evakuasi harus ektra hati-hati pasalnya dari kedua jasad pasutri ini sendiri dalam posisi lengket saat hendak di pisahkan dan di masukan ke dalam kantong mayat.
Namun upaya evkuasi terhadap kedua jasad ini dapat dilakukan, dan oleh BPBD langsung di bawa ke RSU H Boejasin Pelaihari.
Di duga, sumber api berawal dari adanya lilin yang di pasang saat sebelum korban tidur dan di letakan di atas meja kaca, dimana di kaki meja sendiri adalah 4 buah ban mobil bekas yang di hiasi sebagai kaki meja. Lilin di duga terjatuh dan kemungkinan membakar ban kaki meja tersebut, walau kini kebakaran rumah Scohibi dan Rasuti tengah di tangani pihak Polsek Tambang Ulang.
Di ruang jenazah RSU H Boejasin sendiri, sejumlah kerabat keluarga kedua korban nampak syok setelah mendengar musibah yang menimpa sanak keluarganya, dan siang Jum’at kedua jenazah di bawa keluarganya untuk di makamkan. Akibat kebarakan ini, kerugian di taksir ratusan juta rupiah.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook