PUBLIK

Ternyata, Minat Orang Tinggal Di Tala Banyak

INFOTANAHLAUT.COM- Saat ini Kabupaten Tanah Laut terus melakukan pembangunan di segala sektor. Salah satu wujud pembangunan yang terus di genjot yakni dari bidang kesehatan yakni pembangunan rumah sakit terbesar dari seluruh kabupaten/kota di Kalsel. Termasuk pula pembangunan pelabuhan di pantai Swarangan di Kecamatan Jorong yang mulai di garap.
Dari kedua faktor di atas, apakah barangkali sebagai pemicu minat orang luar daerah untuk menetap di Kabupaten Tanah Laut pun mengalami peningkatan.
Dari data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tanah Laut sampai bulan Juni 2017 ini mencatat, ada 1.008 berkas yang semula keluar dari Kabuupaten Tanah Laut, namun hal ini drastis bertambah dengan penduduk yang masuk atau pendatang sebanyak 1.055 berkas, dengan jumlah anggota yang masuk ke Kabupaten Tanah Laut 1.894 orang, sehingga kalau di lihat dari jumlah orang yang pindah dan yang datang ke Tanah Laut maka lebih banyak yang datang.
Kepala Disdukcapil Tala Hj.Nur Hayati, Selasa (4/7) mengatakan, bagi warga masyarakat yang belum memiliki E KTP atau yang belum melakukan perekaman, dan usai merekam masih butuh waktu bisa mencapai 2 minggu atau 1 bulan untuk masuk ke program center E KTP di Jakarta, maka jangan khawatir karena di buatkan surat keterangan pengganti E KTP atau E KTP sementara yang masa berlakunya sampai terbit E KTP.
“surat E KTP sementara yang sudah di terbitkan sebanyak 10.824 lembar, dan dari angka itu sebagian sudah di cetak E KTP nya. Selain itu pula, saat ini sudah ada blangko E KTP sebanyak 8.000 lembar yang di peruntukan bagi usia pemula, namun untuk proses pergantian status atau E KTP rusak memang belum ada blangkonya tersedia,” jelasnya.
Sementara di lain hal, dalam rangka menghadapi pemilikada yang akan di langsungkan tanggal 28 Juni 2018 mendatang, jumah pemilih potensial tetap yang terdata di Disdukcapil ada sebanyak 248.769, dengan rincian untuk laki-laki sebanyak 179.276 dan perempuan 119.513, sedangkan jumlah penduduk keseluruhan 314.999 orang.
Sementara itu kepala Desa Jilatan Anang Hamli saat berada di Disdukcapil mengatakan, untuk wilayah desanya saat ini sudah mencapai 90 persen warganya memiliki E KTP.
“memang kadang warga yang datang ke Disdukcapil ini harus selalu di damping, karena memang kadang masih bingung harus kemana selanjutnya, kendati demikian hal itu tidak mengapa karena memang pelayana kepada masyarakat harus di utamakan,” terangnya.
Hal lain di utarakan Makmun warga dari Kecamatan Bati-Bati menuturkan, ia datang ke Disdukcapil untuk bisa memiliki E KTP karena keperluan untuk membuat SKCK dan melamar pekerjaan.
“memang sedikit agak kecewa dengan persoalan E KTP ini, karena kasus mega korupsinya yang besar di pusat, sehingga berdampak ke daerah seperti blangkonya kosong, sehingga dampaknya untuk mencari pekerjaan pun jadi lambat,”ungkapnya.
Namun kini Makmun bisa dengan lega, karena untuk mengurus berkas-berkas melamar pekerjaan dapat berjalan lancar setelah ia memiliki E KTP.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook