PUBLIK

Tetap Pantang Pulang Sebelum Padam Ditengah Sarana Yang Tidak Layak

INFOTANAHLAUT.COM-Pasukan pemadam kebakaran di bawah naungan Sat Pol PP dan Damkar Tala,walau diakui menjalankan tugas pemadaman kebakaran perumahan ataupun lahan,dalam kondisi peralatan pemadaman yang tidak layak pakai,namun tidak ada kata menyerah dan tetap berpedoman “Pantang Pulang Sebelum Padam”.
Di tengah sarana yang tidak layak pakai sebut saja selang air yang terkoneksi ke bagian mobil pemadam kebakaran,sudah banyak yang rusak. Kerusakan seperti bocor dan sebagian pada bagian Nozzle (terpasang di ujung untuk keluarnya air) yang lepas dari selang dan Machino (Alat penyambung ke pipa mobil pemadam) juga rusak.
Jum’at (31/1) segenap anggota Damkar pun memperlihatkan selang-selang pemadam yang rusak tersebut berikut di jejer 6 unit mobil pemadam di halaman samping kiri kantor Sat Pol PP dan Damkar Tala.
Aksi mereka bertujuan agar pimpinan bisa memperhatikan kondisi peralatan pemadam kebakaran karena menyangkut pelayanan kepada masyarakat.
Tony Permana Kabid Damkar saat di temui mengatakan,memang apa yang dilakukan anggota Damkar wajar saja karena menyangkut pelayanan kepada masyarakat,sehingga di butuhkan sarana yang memang layak pakai.
“dari anggota kecamatan memang ada di serahkan ke BPBD,ada 5 posko di kecamatan yang juga mempertanyakan peralatan,karena waktu di BPBD tidak ada alat. Mereka mempertanyakan langsung,”kata Tony.
Ia menambahkan,dari adanya penyampain anggota Damkar tentang peralatan pemadam tadi,solusi sudah ketemu Sekretaris Daerah (Sekda),dan arahan Sekda segera usulkan dan nanti di anggarkan dalam APBD perubahan.
Tony menjelaskan,ada yang masih baik 3 sampai 4 roll, selebihnya yang ada rusak. Kemudian untuk Selang ada 11 roll yang kondisi baik ada 4 roll.
Kerusakan karena terkena api saat melakukan pemadaman api lahan.
Diakui,belum ada peremajaan peralatan sejak tahun 2013. Dalam 1 unit mobil pemadam sendiri minimal ada 5 roll selang air dengan panjang 25 meter,di tambah selang besar 2 roll yang gunannya untuk pemadaman kebakaran di perumahan, namun yang ada selang besar semua.
“Kalau musim kemarau saat pemadaman api lahan sudah pasti selang air pun rusak ikut terbakar,”papar Tony pula.
Untuk saat ini peralatan Selang kecil ada 5 roll dan 2 roll selang besar dalam 1 mobil yang sudah di sigakan untuk posko di kecamatan-kecamatan.
Yang di perlukan saat sekarang yakni pada bagian Nozzle ukuran 1 setengah sebanyak 5 buah.
Keanggotaan Damkar saat ini berjumlah 39 orang berstatus PTT.
Di kecamatan ada 15 orang,di bagi 5 kecamatan yang di siagakan yakni Kecamatan Bati-Bati,Kurau,Jorong,Kintap dan Takisung.
“Seyogianya minimal 1 kecamatan ada di siagakan 6 orang anggota Damkar dari yang ada di siagakan 3 orang,dan untuk penambahan personil yang ada masih di kaji,”tutup Tony.Tung

4
57%
like
0
0%
love
1
14%
haha
0
0%
wow
2
28%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook