Tim Gabungan Sidak Ke Agen Dan Pangkalan LPG – infotanahlaut.com
PUBLIK

Tim Gabungan Sidak Ke Agen Dan Pangkalan LPG

INFOTANAHLAUT.COM-Atas adanya laporan dari masyarakat bahwa harga tabung gas LPG ukuran 3 kg melambung hingga mencapai harga Rp 30.000 per tabung, membuat gerah bidang Ekonomi Setda Tala.

Untuk itulah bagian ekonomi Setda pun membentuk tim gabungan yang terdiri dari Polres, PT. Pertamina, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu,  dan bidang ekonomi sendiri, Selasa (31/1) kemarin melakukan sidak ke sejumlah agen dan pangkalan di Desa Bentok Kampung Kecamatan Bati-Bati.

Kepala bagian ekonomi Setda Tala M.Yusran, Rabu (1/2) mengatakan, info awal yang memang kami terima ada harga melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp 30.000 per tabung isi 3 kg.

“untuk Kabupaten Tanah Laut sendiri ada sebanyak 56.000 tabung gas isi 3 kg dalam seharinyan dan kuota dari PT. Pertamina sendiri sebanyak 95.000 tabung, dan memang di akui oleh PT. Pertamina Banjarmasin saat sidak di hadiri oleh sales eksekutif manager, bahawa tabung isi 3 kg tersebut tidak tepat sasaran,” jelasnya.

Ia menambahkan, tidak tepat sasaran tersebut karena keberadaan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang kian pesat bertambah, dimana biasanya mereka hanya menghabiskan 1 sampai 3 tabung sehari, namun ini bisa mencapai 5 sampai 6 tabung dalam seharinya.

Di Kabupaten Tanah Laut sendiri ada 5 agen tabung gas LPG yakni di Kecamatan Pelaihari 2 buah dan Kecamatan Bati-Bati 3 buah.

Saat ini juga secara nasional subsidi LPG berkurang 30 persen, dimana di tahun 2016 lalu anggaran sebesar Rp 28 trilyun rupiah, maka di tahun 2017 ini hanya sebesar Rp 20 trilyun rupiah.

Untuk itulah lanjut Yusran, kami segera melakukan sosialisasi kepada PNS untuk tidak menggunakan tabung isi 3 kg, namun memakai tabung isi 5 kg, karena tidak mungkin PNS itu tidak mampu membeli tabung gas 5 kg atau yang 12 kg pun.

Sementara menyangkut adanya harga yang tinggi, masyarakat di minta untuk melaporkan hal tersebut kepadai bagian ekonomi Setda, karena PT. Pertamina akan memberikan sanksi, akan tetapi jika masih berada di bahwa Rp 30.000 rupiah masih di bilang wajar, namun yang menjadi catatan jika harga mencapai Rp 30.000 atau malah lebih.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
1
100%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook