RELIGI

Tradisi Jual Kembang Makam Meningkat

INFOTANAHLAUT.COM- Tradisi menjelang datangnya bulan Ramadan, penjualan kembang-kembang untuk nyekar (ziarah) mengalami peningkatan. Seperti halnya di jalan A Yani di depan Kuburan Muslimin kota Pelaihari, sepanjang trotoar tempat di depan makam tersebut terdapat puluhan penjual kembang, dan mereka rata-rata datang dari kota Martapura Kabupaten Banjar.
Keberadaan para penjual kembang untuk keperluan ziarah ini, memang setiap minggunya selalu hadir, namun kali ini menjelang datangnya bulan Ramadan jumlah pedagang pun semakin banyak. Ada sebanyak 40 pedagang bertambah dari hari biasanya yang hanya 5 sampai 8 orang. Bahkan tidak cukup lokasi di depan makam, pedagang lainnya menjual kembang di trotoar seberang jalan
Beragam kembang yang jual pun bermacam-macam jenisnya, mulai dari kembang melati, mawar merah, dan lainnya, bahkan seperti kembang kenanga ada yang di pasangkan rentengan dengan menggunakan pelepah batang pisang.
Kokom, salah seorang pedagang dari kota Martapura sehari menjelang Ramadan, Jum’at (26/5) menuturkan, untuk menghadapi Ramadan tahun ini sejumlah kembang yang ia bawa di perbanyak, pendek kata agak beda dengan hari-hari biasa.
Kokom yang secara rutin menjual kembang-kembang untuk keperluan makam di kota Pelaihari ini cukup merasakan hasilnya, pasalanya barangkali ketika menjual kembang di daerah asalnya cukup ada persaingan karena memang menurutnya di Martapura sudah lumayan banyak yang menjual kembang. Namun bagi Kokom, urusan rejeki sudah ada yang mengaturnya, jadi ia pun juga santai saja ketika menjual kembang-kembang tersebut.
“sejak pukul 04.00 wita sudah meluncur ke kota Pelaihari, dan biasanya sampai pukul 16.00 wita harus pulang ke Martapura, atau tergantung dengan habis tidaknya kembang-kembang, jika tidak habis namun hari sudah mulai malam kembangpun di bawa pulang,” cerita Kokom.
Dari pengamatan di lokasi kuburan muslimin pelaihari, pada jum’at pagi kemarin sejumlah kerabat-kerabat yang keluarganya sudah di makamkan lumayan banyak untuk ziarah, dan sebelum masuk ke makam terlebih dulu membeli sejumlah kembang-kembang yang di jual oleh beberapa sahabat kokom lainnya. harga satu kantong plastik maupun yang rentengan di jual seharga rp 5.000 per bungkusnya.baz

0
0%
like
1
100%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook