PUBLIK

Trayek Baru Damri Diusulkan

INFOTANAHLAUT.COM-Setelah merintis angkutan murah dan aman menggunakan bus dari Perum Damri sebanyak 2 unit yang di operasikan ke Kecamatan Takisung dan Panyipatan, kini Dinas Perhubungan (Dishub) Tala kembali mengusulkan trayek baru atau trayek tambahan ke Kecamatan Batu Ampar dan Kecamatan Bajuin.
Plt Kadishub Tala Gentry Yuliantono,SE, Kamis (1/8) mengatakan, tahun depan usulan ke Kementerian Perhubungan melalui Perum Damri Kalsel mengusulkan tambahan trayek tersebut.
“Trayek baru itu dari Kecamatan Pelaihari menuju Kecamatan Batu Ampar hingga sampai ke bagian ujung desa di Kecamatan Batu Ampar, yakni Desa Damit Hulu, namun untuk ke Kecamatan Bajuij masih akan di survei sampai desa mana batas akhir armada bus Damrinya,”jelasnya.
Ia menambahkan, trayek baru yang masih dalam usulan, dan armada sebanyaknya 2 unit Damri. Tarif di hitung per km dan subsisdi, maksimal ancar-ancar tarifnya juga sama dengan trayek yang sudah ada sebesar Rp 7.000 per orang. Sementara dari Kecamatan Pelaihari sampai Desa Tanjung di Kecamatan Bajuin sebesar Rp 5.000 sampai Rp 6.000 per orang. Termasuk Driver (Sopir) juga dari Perum Damri.
Dalam penetapan tarif subsidi sendiri oleh Kementerian Perhubungan RI melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kalsel. BPTD juga sebagai penentu layak atau tidaknya armada, di awali dengan survei lokasi ke dua trayek baru tersebut. Dishub Tala hanya sebatas usul penambhan trayek, dan Perum Damri usul pengembangan trayek ke Kementetian Perhubungan.
Lebih lanjut Gentri mengatakan, terhadap trayek ke Kecamatan Taksiung disurvei lagi, khususnya pada jam-jam orang yang perlu angkutan, sementara kalau trayek Batakan di Kecamatan Panyipatn tidak ada masalah.
Trayek Takisung inginnya pagi karena sekaligus orang belanja, pulangnya pakai Damri. Untuk barang bawaan tidak di hitung. Siaganya bus Damri di terminal pada pukul 07.00 wita, jika sampai pukul 07.30 wita, maka bus berangkat ada atau tidak ada penumpangnya. Begitu sebaliknya dari Takisung pada pukul 10.00 wita balik ke terminal lagi, siang berangkat sekitar pukul 14.00 wita menuju Takisung.
Terhadap adanya trayek ke Takisung dan Panyipatan tersebut tidak mengganggu armada umum lainnya.
Di jelaskan Gentri, trayek umum memang tidak ada ke arah Takisung karena Dishub Tala tidak mengeluarkan trayek ke sana, namun kalau ada beberapa angkutan umum yang ada terlihat membawa penumpang ke arah Takisung, itu karena supir taksi berdomisili di Takisung.Tung

1
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook