PUBLIK

Tumpukan Sampah Depan Kantor UPT Disdikbud

INFOTANAHLAUT.COM-Tumpukan sampah rumah tangga terlihat menumpuk di atas trotoar Jalan A.Yani Angsau tepatnya berada persis di depan kantor UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Hal itu menyusul lantaran tidak adanya Tempat Pembuangan Sampah (TPS).
Selasa (2/10/2018) sekitar pukul 10.55 wita foto diambil dan terlihat tumpukan sampah-sampah rumah tangga tersebut masih menggunung dan menutupi trotoar tersebut. Pada jam itu belum ada pengangkutan dari petugas yang berwenang dalam urusan sampah, akan tetapi kurang lebih 15 menit setelahnya pengambilan foto, sampah pun sudah tidak terlihat menumpuk lagi karena di angkut oleh petugas kebersihan.
Jali,warga setempat mengatakan sudah beberapa hari tumpukan sampah itu di biarkan, sehingga membuat pemandangan pun jadi kurang nyaman belum lagi menimbulkan aroma kurang sedap.
“Awalnya memang ada TPS sebanyak 2 buah di sekitar tumpukan sampah tersebut. 1 di dekat pintu gerbang Jalan Ki Hajar Dewantara, 1 nya lagi di dekat jembatan kecil, namun lantaran TPSnya rusak, maka tidak ada lagi dan warga sekitar pun bingung kemana mau buang sampah,” ucapnya.
Arief Setyawan,ST Kepala bidang tata kota dan kebersihan pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Tanah Laut di konfirmasi mengatakan, memang awalnya ada sebuah warung makan buka dan merasa terganggu karena ada bak sampah dekat warungnya, padahal bak sampah itu pun sudah lebih dahulu ada sebelum warung tersebut hadir. Ada sedikit miskomunikasi antara pedagang dengan UPT Disdikbud, maka kami mengalah saja agar sementara di bangunkan bak sampah kembali sementara warga membuang sampah di tempat semula dekat pintu gerbang Jalan Ki Hajar Dewantara, namun nyatanya malah ada tumpukan sampah di berpindah ke depan kantor UPT Disdikbud.
“Langkah koordinasi dengan RT setempat pun dilakukan, dan sepakat bahwa bak sampah bakal di bangunkan di dekat pintu gerbang Jalan Ki Hajar Dewantara yang berada di samping kiri dari kantor UPT Disdikbud karena memang awalnya bak sampah ada di lokasi tersebut, hanya saja mengalami kerusakan, entah di rusak atau rusak dengan sendirinya,”jelas Arief.
Pasukan kebersihan yang kini di miliki bidang tata kota dan kebersiham ada sebanyak 187 orang, dimana petugas kontrol TPS untuk memastikan kalau ada sampah yang berserakan di luar tempat di sekitar tempat sampah.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook