PUBLIK

Turun Kedesa Ema Kumpulkan Keluhan Warga

INFOTANAHLAUT.COM-Anggota Komisi 4 DPRD Kalsel Gusti Miftahul Chotimah,SE atau akrab di sapa Emma dari partai Nasdem selama 2 hari berturut-turun bertandang ke Kabupaten Tanah Laut. Kedatangan anggota dewan Kalsel ini tidak lain adalah untuk mendengar keluhan dari masyarakat, utamananya di daerah pemilihan secara keseluruhan di Kabupaten Tanah Laut.
Tiga titik yang di datangi Ema yakni di Kecamatan Bajuin, Takisung dan Bati-Bati. Kesemua terangkum dalam kegiatan silaturahmi bersama warga. Selasa (27/2), Ema berada di Desa Benua Tengah Rt 9 Kecamatan Takisung.
Dari warga yang terkumpul dan rata-rata berpfropesi sebagai petani serta pedagang itu pun saling mencurahkan keluhan mereka. Sebut saja mulai dari kelangkaan gas elpiji 3 kg, harga karet, kesulitan pupuk, perlunya perbaikan musola sampai pada grup maulid habsy dari kaum perempuan yang belakangan ini sepi dari undangan orang hajatan, dan di kalahkan oleh grup kuda lumping.
Seperti halnya harga karet yang sekarang mencapai Rp 7.000/kg bagi petani di Desa Benua Tengah harga itu masih belum memberikan kesejahteraan, paling tidak melewati anggota DPRD Kalsel bisa memperjuangkan ke Pemerintah Pusat bahwa ada kenaikan harga berkisar Rp 10.000 saja sudah sangat lumayan.
Begitu pula menyangkut gas elpiji 3 kg yang semakin langka.
Atas lontaran diatas, Ema menjelaskan bahwa persoalan harga karet memang itu menasional termasuk pula dengan semakin langkanya gas elpiji 3 kg juga di rasakan sampai ke masyarakat di perkotaan.
“sebagai ibu rumah tangga juga merasakan kesulitan terhadap gas elpiji ini, itu di kota Banjarmasin apalagi mungkin di kabupaten, namun demikian dari semua kaluhan warga ini selanjutnya di komunikasikan dengan komisi terkait di DPRD provinsi Kalsel,” kata Ema.
Ia menambahkan, untuk keluhan lain yang mungkin masih bisa di atasi di tingkat provinsi atau kabupaten, inshaa allah akan di rundingkan bersama pengurus DPD Nasdem di Kabupaten Tanah Laut.
Usai silaturahmi dengan warga Ema mengatakan, ini bukanlah reses karena bahasa reses kayaknya kurang pas bagi masyarakat, jadi di ganti silaturahmi. Yang jelas semua keluhan di tampung dulu, dan selanjutnya di komunikasikan kepada rekan lainnya dari Nasdem yang duduk di komisi 2 dan 3.
“tentunya atas apa yang menjadi keluhan di desa ini di perjuangkan, dari cerita warga seperti halnya pupuk keberadaannya susah di dapat, karena sudah di monopoli kelompok tani yang besar, dan untuk itu koordinasi dengan DPRD Tala dari Nasdem yang membidangi masalah pertanian,” ungkap Ema.
Sementara itu Broid selaku ketua Rt 9 Desa Benua Tengah menuturkan, silaturahmi sangat baik sekali.
Apsirasi yang di minta warga utamanya petani kecil, sambung Broid bagaimana juga bisa mendapatkan pupuk, karena pupuk sudah di beli oleh orang-orang yang memiliki modal besar yakni perkebunan kelapa sawit, sehingga petani yang kecil sangat susah mendapatkan pupuk, dan sementara kalau menggunakan pupuk kandang atau pupuk organik membawa pengaruh kepada hasil panen yang kurang memuaskan , jadi masih bagus pupuk pabrikan, serta harga karet di stabilkan.
Pada silaturhami anggota komisi 4 DPRD provinsi Kalsel turut di hadiri dewan pertimbangan partai Nasdem H.Ahmad Anasi, ketua DPD Nasdem Tala Edy Porwanto beserta jajaran dan ketua DPC Nasdem Kecamatan Takisung Gito, beberapa ketua DPC lainnya serta kepala desa setempat Ismanu.
Sebelumnya, silaturahmi dilakukan di Kecamatan Bajuin , dan Senin (26/2) merupakan akhir silaturahmi di Kecamatan Bati-Bati.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook