PUBLIK

Uji Coba Tongkang Isi 7.500 Ton Mulus Merapat

INFOTANAHLAUT.COM-Dermaga pelabuhan Pelaihari/Swarangan di Desa Swarangan Kecamatan Jorong dilakukan uji coba sandar sebuah tongkang batu bara isi 7.500 ton,uji sandar tongkang pun berjalan mulus dan tongkang pun dapat sandar di dermaga 2 di sebelah kiri. Kekuatan angin saat uji coba dalam kategori sedang,sehingga tongkang pun dapat sempurna sandar.
Secara keseluruhan panjang dermaga atau Jetty 1,8 km dari bibir pantai.
Di butuhkan waktu sekitar 1 jam untuk melakukan uji coba sandarnya tongkang ke dermaga 2,karena kapal penarik tongkang (Tugboat) harus ekstra mengikuti arus angin agar tidak terjadi benturan keras saat menyenyentuh tiang beton penyangga dermaga walau sudah terpasang alat penahan benturan (Fender Karet).
Kamis (16/1),uji coba tongkang merapat di dermaga 2 di saksikan langsung bupati Tala H.Sukamta beserta forkopimda,Ketua komisi II DPRD Provinsi Kalsel Imam Suprastowo dan pihak Kementerian Perhubungan Dirjen Perhubungan Laut dan pihak kantor penyelenggaran pelabuhan kelas III Kintap,serta jajaran kepala SKPD Kabupaten Tanah Laut.
Secara keseluruhan infra struktur Pelabuhan Pelaihari yang telah di bangun dari APBN tahun 2018 dan 2019 saat sekarang sudah ada gudang,musola, Kantor,lapangan penumpukan barang,dermaga 1 dan 2,parkiran kendaraan,pos satpam,pagar keliling,lampu penerangan,neon sign bertuliskan Pelabuhan Pelaihari.
Usai menyaksikan sandarnya tongkang,bupati Tala H.Sukamta mengatakan,berharap agar pelabuhan bisa segera di operasikan karena pada jangka panjang hadirnya pelabuhan akan terjadi pergerakan perekonomian masyarakat tidak saja di Tanah Laut,tapi bagi masyarakat di Kalsel.
“Setelah di cermati uji coba tadi sudah memenuhi kaidah-kaidah standar pelabuhan,untuk selanjutnya memberikan pelayanan kepada kapal-kapal yang nanti menunjang dalam distribusi barang maupun jasa. Berharapa pula dengan adanya pelabuhan ini terjadi investasi yang tinggi di Kabupaten Tanah Laut,baik pada bidang perkebunan maupun peternakan Dan tidak semata hanya sektor pertambangan,”kata Sukamta.
Sukamta menambahkan,ada memang dan sudah di anggarkan menyangkut akses jalan masuk ke pelabuhan yang masih belum di aspal sepanjang 1,7 km,tahun ini pula ada anggaran pengaspalannya,namun di perlukan pengaspalan yang sesuai standar untuk hilir mudiknya armada besar atau perlu jenis aspal khusus,ujarnya.
Sementara itu Hakim selaku bidang evaluasi perancangan tehnis program pembangunan fasilitas pelabuhan pada Kementerian Dirjen Perhubungan Laut mengungkapkan,pembangunan pelabuhan secara multi year dari tahun 2014 sudah ada dalam Rencana Induk Pelabuhan (RIP) sampai tahun 2019,dan secara tehnis pelabuhan sudah siap di operasionalkan, dan sudah tentu harus ada sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah,ujarnya.
Hal senada di utarakan Kurniawan dari kasubag perlengkapan pada Sekretariat Dirjen Kementerian Perhubungan laut mengungkapkan,untuk infrastruktur pelabuhan saat ini sudah di rasa cukup,namun secara bertahap pemenuhan infrastruktur di penuhi sesuai dengan kebutuhan.
Tinggal barangkali di tahun 2020 adalah ijin operasi dari Pemerintah Daerah karena hirarkinya pelabuhan lokal.
Saat di singgung proses rekrut tenaga kerja,menurutnya itulah nantinya ada sinergi dengan Pemerintah Daerah dalam rangka pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Tanah Laut,ucapnya.
Fisik dermaga 1 dan 2 yang telah selesai di bangun sendiri mampu menampung atau sandar 3 unit kapal tongkang atau sesuai ukuran kapal itu sendiri.
Di katakan Hadji Djafar selaku kepala Unit Pelaksana Pelabuhan Kintap,tinggal bagaimana bersama dengan Pemerintah Daerah menyangkut angkutan batu bara,karena memang mayoritas pengguna pelabuhan adalah sektor batu bara,respek saja dan mendukung jika bisa di kembangkan ke sektor lain selain pertambangan.
Adanya aspirasi masyarakat apakah nanti pelabuhan penumpang,hal itu masih belum dan tentunya harus di tunjang pula oleh infrastrukturnya.
“Untuk anggaran sendiri dari tahun 2018 sampai tahun 2019 sebesar Rp 100 milliar,”tutupnya.Tung

2
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook